Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Peringati Hari Lahir Pancasila, Bupati Bantul Abudl Halim Muslih Dorong ASN Hasilkan Kebijakan yang Berpihak pada Rakyat

Cintia Yuliani • Senin, 1 Juni 2026 | 21:45 WIB
Abdul Halim Muslih saat memimpun upacara memperingati Hari Lahir Pancasila di Lapangan Trirenggo Senin (1/6). (Dokumentasi Pemkab Bantul)
Abdul Halim Muslih saat memimpun upacara memperingati Hari Lahir Pancasila di Lapangan Trirenggo Senin (1/6). (Dokumentasi Pemkab Bantul)
 
BANTUL - Bupati Bantul Abdul Halim Muslih mengingatkan seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Bantul agar memastikan setiap kebijakan publik yang dihasilkan berpihak pada kepentingan masyarakat dan berlandaskan nilai-nilai Pancasila. Hal itu disampaikan saat peringatan Hari Lahir Pancasila Senin (1/6).
 
Menurut Halim, kebijakan yang dibuat pemerintah harus memenuhi rasa keadilan publik, menjamin hak-hak masyarakat kecil, serta tidak membiarkan ada warga yang merasa ditinggalkan. 
 
“Kita juga harus terus melawan segala bentuk intoleransi dan radikalisme yang dapat merusak harmonisasi kebangsaan,” tegasnya Senin (1/6).
 
Baca Juga: Polres Kulon Progo Buru Pemuda Yang Ngaku Resmob Kulon Progo, Pamer Senjata Api dan Gasak Puluhan Rokok di Minimarket 
 
Halim menyebut, tema yang diusung adalah Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia memiliki makna penting di tengah berbagai tantangan global. Menurutnya, Pancasila tidak hanya menjadi perekat keberagaman bangsa Indonesia, tetapi juga menawarkan nilai-nilai yang relevan untuk mewujudkan perdamaian dunia.
 
Dia menilai Pancasila telah terbukti menjadi bintang penuntun sekaligus jangkar moral bangsa dalam menghadapi berbagai dinamika, mulai dari disrupsi teknologi hingga perubahan geopolitik dunia. Dengan keberagaman lebih dari 17 ribu pulau dan ratusan kelompok etnis, Indonesia mampu tetap berdiri kokoh dalam bingkai persatuan.
 
Baca Juga: Ketum PP Muhammadiyah Haedar Nashir Sebut jika Nilai-nilainya Tak Terwujud dalam Kehidupan Nyata, Sejatinya Pancasila Hilang dari Bumi Indonesia
 
Halim juga menegaskan Indonesia memiliki tanggung jawab konstitusional untuk ikut menjaga ketertiban dunia sebagaimana amanat Pembukaan UUD 1945. Nilai musyawarah dan mufakat yang terkandung dalam Pancasila dinilai menjadi instrumen penting dalam diplomasi internasional untuk menjembatani perbedaan dan mendorong penyelesaian konflik.
 
“Perdamaian bukan hanya tidak adanya perang, tetapi juga hadirnya keadilan bagi seluruh umat manusia,” ujarnya.
 
Lebih lanjut, Halim mengajak generasi muda untuk menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, kemajuan ekonomi dan teknologi harus tetap diimbangi dengan nilai moral yang kuat agar pembangunan bangsa berjalan pada arah yang benar.
 
Dia berharap semangat Hari Lahir Pancasila dapat semakin memperkuat komitmen kebangsaan seluruh masyarakat. Dengan menjunjung tinggi nilai religiusitas, persatuan, dan kemanusiaan, Indonesia diyakini mampu terus menjadi bangsa besar yang berkontribusi bagi perdamaian dunia. (cin)
Editor : Sevtia Eka Novarita
#Hari Lahir Pancasila #aparatur sipil negara #ASN #Bupati Bantul Abdul Halim Muslih #Kebijakan