BANTUL - Hewan kurban yang berhasil lolos dipilih presiden untuk disembelih pada Idul Adha adalah milik Supardiono. Sapi hasil breeding berjenis simmental itu terjual dengan harga Rp 110 juta.
Pemilik Ubi Jaya Farm ini mengaku, mengajukan tiga ekor sapi dari peternakannya. Namun, hanya Sontrot dengan bobot 1,5 ton yang berhasi lolos. Selain karena bobotnya, sapi yang sudah dibesarkan selama tiga tahun ini juga bebas dari penyakit.
Bangga, sapi ndeso iso katut (sapi desa bisa lolos)," jelasnya sambil tersenyum lebar saat ditemui di peternakan kawasan Salakan, Bangunjiwo, Kasihan Rabu (13/5).
Dia mengaku, tak pernah terpikir untuk mengajukan sapinya menjadi hewan kurban. Namun karena rekannya menawarkan saat suntik inseminasi butan (IB), Supardiono pun mencobanya. "Sekitar dua sampai tiga minggu, (dikabari, Red) satu ekor lolos," ucapnya.
Tahun ini menjadi kali pertama Supardiono mengikuti seleksi sapi kurban presiden. Ia pun bersyukur karena percobaan pertamanya langsung membuahkan hasil.
Baca Juga: Perjalanan Dinas Anggota DPRD Kota Jogja Tahun Ini Dipangkas Rp 17 Miliar
Keberhasilan itu, menurutnya, tidak lepas dari perhatian terhadap perawatan sapi-sapi di kandangnya. Bersama dua karyawannya, dia selalu menjaga kebersihan kandang agar ternak tetap sehat dan nyaman.
"Lantai harus tetap bersih, kalau nggak bersih bisa terpeleset sapinya karena licin," katanya.
Selain kebersihan kandang, kesehatan ternak juga menjadi perhatian utama. Ia rutin bekerja sama dengan dokter hewan untuk memeriksa kondisi sapi-sapi di peternakannya. "Sapi di sini juga dikasih obat, vitamin sekalian," tuturnya.
Baca Juga: Prediksi Skor Lens vs PSG Ligue 1 Kamis 14 Mei 2026, Les Parisiens Ingin Segel Gelar Juara
Kini, peternakannya telah memiliki 40 ekor sapi. Sementara itu, sekitar 90 persen sapi lainnya telah terjual dan dipesan oleh sohibul kurban dari berbagai daerah. "Sapi-sapi yang lain untuk melayani masjid-masjid saja," tandasnya. (cin/eno)
Editor : Sevtia Eka Novarita