Dorong Regenerasi Pertanian, DKPP Bantul Perkenalkan Dunia Tani ke Pelajar
Cintia Yuliani• Selasa, 20 Januari 2026 | 21:15 WIB
Kepala DKPP Bantul Joko Waluyo
BANTUL - Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Bantul tengah menjalin komunikasi dengan sejumlah sekolah di Bantul. Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk meningkatkan regenerasi petani.
Kepala DKPP Bantul Joko Waluyo menuturkan, regenerasi petani perlu dilakukan secara merata hingga tingkat sekolah guna menjaga keberlanjutan sektor pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.
“Saat ini kami mulai membangun komunikasi dan kerja sama dengan sekolah-sekolah. Pada tahun 2026, sektor pertanian akan dikenalkan sejak usia dini,” ujarnya Selasa (20/1).
DKPP Bantul juga berencana turun langsung ke sekolah untuk memberikan edukasi dasar mengenai pertanian. Materi yang disampaikan mencakup praktik sederhana seperti menanam dan merawat tanaman hortikultura, antara lain cabai, tomat, dan terong.
Melalui kegiatan tersebut, generasi muda diharapkan memahami tahapan perawatan tanaman pertanian sehingga ke depan mampu melanjutkan usaha tani di Kabupaten Bantul secara tepat dan berkelanjutan.
Joko menambahkan, di setiap kapanewon sejatinya telah terdapat petani milenial hingga tingkat kalurahan. Meski demikian, jumlah tersebut masih perlu ditingkatkan untuk memenuhi kebutuhan regenerasi.
“Petani milenial sudah ada, tetapi kita masih memerlukan tambahan untuk memastikan regenerasi pertanian berjalan optimal,” katanya.
Ia juga menyampaikan, masing-masing kapanewon memiliki asosiasi pertanian yang dapat berkegiatan dan berkantor di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Bantul.
“Sepanjang 2026 kami akan lebih masif masuk ke sekolah-sekolah. Selain itu, kerja sama dengan salah satu SMK juga sudah terjalin untuk mendukung regenerasi pertanian,” pungkasnya. (cin)