BANTUL - Progres pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Poncosari disebut telah mencapai 92,073 persen Jumat (2/1). Pengerjaannya diproyeksikan bakal rampung bulan ini bersamaan dengan 64 KNMP lainnya.
Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono turut memastikan progres pembangunan KNMP ini. Sebelum ke Bantul, dia juga telah melakukan pantauan di Tuban, Purworejo, Pati, dan Cirebon. “Lalu hari ini di sini,” ucapnya Jumat (2/1).
Keberadaan KNMP ini, lanjutnya, akan menjadi modal untuk meningkatkan produktivitas nelayan. “Sama seperti yang kita bangun 18 bulan lalu di Biak (Papua, Red), hasilnya cukup bagus,”
Menurutnya, kampung nelayan di Biak, dapat meningkatkan produktivitas hingga mencapai 121 persen. Selain itu, nilai tukar nelayan juga meningkat sangat signifikan.
“Jadi yang kita harapkan kalau ini nanti terjadi itu akan membantu ekonomi masyarakat kita,” harapnya.
Sementara itu, Ketua Nelayan Pantai Kuwaru Ponijo mengatakan, pembangunan KNMP Poncosari diharapkan dapat bermanfaat bagi nelayan. Selain itu, hasil dari seluruh tangkapan nelayan yang ada sekitar KNMP Poncosari bisa terjual semua.
“Semoga bisa dipermudah dari segi produksinya, cara penyimpannya karena sudah ada pabrik es yang ada di sini,” harapnya.
Dari pantauan Radar Jogja, pembangunan KNMP Poncosari sudah meliputi kios perbekalan, kantor pengelola, bangunan tangki air, pondasi gudang beku, dan bangunan IPAL. Kemudian pondasi pabrik es, selter coolbox dan pendaratan ikan, docking kapal, bengkel nelayan, selter perbaikan jaring, balai nelayan, toilet umum, tempat parkir, dan kios kuliner yang sudah terbangun. Terlihat pula 10 kapal dari Kementerian Kelautan dan Perikanan yang sudah berada di area KNMP. (cin/eno)
Editor : Sevtia Eka Novarita