Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Masih Jauh dari Target, Serapan Tenaga Kerja di Bantul Baru Capai 18 Ribu

Cintia Yuliani • Rabu, 10 Desember 2025 | 23:00 WIB
ANTRE: Para pencari kerja berduyun-duyun mengumpulkan berkas perekrutan calon tenaga kerja. (ISTIMEWA)
ANTRE: Para pencari kerja berduyun-duyun mengumpulkan berkas perekrutan calon tenaga kerja. (ISTIMEWA)

BANTUL - Serapan tenaga kerja di Bantul baru mencapai 18 ribu orang. Angka tersebut masih jauh dari target yang ditetapkan oleh Dinas Ketenagakerjaan dan transmigrasi (Disnakertrans) Bantul di tahun 2025 yakni mencapai 22.700.

Kepala Bidang penempatan tenaga Kerja, perluasan Kesempatan kerja, dan Transmigrasi Disnakertrans Bantul Rumiyati mengatakan, belum tercapainya target serapan tenaga kerja dari target lantaran penyumbang terbanyak serapan tenaga kerja dari program padat karya dan job fair tidak sebanyak tahun lalu, karena tidak adanya anggaran.

“Kalau tahun ini kan padat karyanya turun, jadi kita ngga bisa terlampau targetnya, tapi akan kita maksimalkan, karena masih ada beberapa hari untuk tahun 2025,” jelasnya saat dihubungi lewat telepon Rabu (10/12).

Walaupun dengan keterbatasan anggaran, Disnakertrans Bantul tetap mengupayakan agar serapan tenaga kerja di Bantul dapat meningkat, dengan cara mendorong Balai Latihan Kerja (BLK) mengadakan pelatihan-pelatihan kerja dan melakukan pembinaan ke BLK yang ada di Bantul.

Berbeda dari tahun lalu, job fair di tahun 2025 hanya dilakukan satu kali secara offline pada saat hari ulang tahun Bantul, sehingga serapan tenaga kerja menurun.

Padahal melalui Job fair, kata dia, efektif dalam menambah target penyerapan tenaga kerja.

“Tetapi kemarin cukup lumayan dua hari pelaksanaan job fair di Bantul Creative Ekspo 200-san orang yang berkunjung,” katanya.

Ia mengatakan, tahun lalu target serapan tenaga kerja mencapai 22.650. Karena program padat karya dan job fair dilakukan dengan masif penyerapan tenaga kerja bisa melampau target yang ditetapkan yakni mencapai 23 ribu.

“Melebihi target tapi dengan catatan serapan disektor informal dari padat karya itu tinggi,” katanya.

Ia mengimbau para calon tenaga kerja agar lebih cermat dalam mencari lowongan. Mereka diminta hanya menggunakan portal-portal pencarian kerja yang terpercaya dan legal.

Selain itu, penting memastikan perusahaan yang dilamar merupakan perusahaan formal dengan struktur dan kejelasan yang dapat dipertanggungjawabkan.

“Selain itu kalau pas interview digali komitmen perusahaannya seperti apa agar mereka mendapatkan pekerjaan yang lebih baik sesuai dengan minat mereka,” katanya.

Sementara itu, Kepala Disnakertrans Bantul Agus Yuli Herwanta mengatakan, jika pencari kerja ragu mengenai suatu lowongan pekerjaan dapat mengecek ke Disnakertrans Bantul.

“Kalau ada lowongan kerja, bisa cek kebenarannya lewat Disncindtrans,” terangnya. (cin)

Editor : Bahana.
#tenaga kerja #Bantul #18 Ribu