BANTUL – Dinas Perhubungan (Dishub) Bantul menyiapkan pos pengamanan dan pemantauan di sekitar Jemabatan Kabanaran menjelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).
Lokasi ini menjadi salah satu titik rawan kemacetan menjelang pergantian tahun.
Kepala Bidang Angkutan Dishub Bantul Toto Pamudji Rahardjo mengatakan, adanya pos pengamanan dan pemantauan saat libur Nataru bertujuan untuk memastikan kelancaran lalu lintas yang ada di sisi jalur jalan lintas selatan (JJLS).
“Kita sudah melayangkan surat permohonan kepada Dispar Bantul terkait sarana prasarana yang ada di sana (Jembatan Kabanaran, Red) kita pinjam untuk memantau lalu lintas,” katanya Jumat (5/12/2025).
Toto menjelaskan pemantauan saat libur Nataru, akan dilakukan diberbagai titik rawan kemacetan.
Pun jalan pantai selatan (pansela) memiliki potensi tinggi terjadinya kemacetan menjelang pergantian tahun baru.
Lonjakan ini dipicu momentum libur anak sekolah, tradisi malam tahun baru, serta meningkatnya pelancong dan wisatawan domestik menuju kawasan selatan.
Termasuk arus pengunjung yang penasaran dengan Jembatan Kabanaran yang tengah viral dan kini menjadi ikon baru.
“Potensi lonjakan kunjungan harus kita persiapkan untuk pengamanan dan pantauan,” jelasnya seraya menyebut pengamanan dilakukan dengan Dishub DIY beserta jajaran kepolisian.
Baca Juga: Remaja 17 Tahun Siswa SMKN 1 Alian, Kebumen Ditemukan Tewas setelah Delapan Jam Pencarian
Selain itu, instansi ini juga mengantisipasi jika Jalan Kelok 18 dibuka saat Nataru.
Rencananya akan ada manajemen rekayasa lalu lintas. Namun, masih dalam tahap pembahasan.
“Kalau Kelok 18 dibuka kan itu kemungkinan banyak orang yang datang. Jadi kita akan rapatkan dulu agar menyamakan persepsi jika dibuka harus ada tim pemantauannya,” terangnya.
Menurutnya, apabila Pemkab Bantul hanya diberi mandat untuk memfasilitasi pemantauan di Jembatan Kabaranan, maka Kelok 18 tidak akan menjadi titik yang difasilitasi maupun dipantau.
Meski begitu, tidak menutup kemungkinan jalur tersebut tetap dibuka jika pemerintah pusat memberikan izin.
Dalam situasi tersebut, dishub harus menyesuaikan kebijakan di lapangan.
Ia berharap momentum libur Nataru dapat berlangsung lancar dan tertib bagi warga negara maupun masyarakat yang melintas di Bantul.
Terutama bagi para pengunjung yang melalui jalur pansela dan Jembatan Kabaranan menuju kawasan wisata Parangtritis dan sekitarnya.
“Semoga tidak ada kecelakaan lalu lintas di wilayah Bantul saat Nataru,” imbuhnya. (cin/wia)
Editor : Winda Atika Ira Puspita