Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Wujud Apresiasi untuk WP dan Seluruh Stakeholder Pajak Daerah, BPKPAD Kabupaten Bantul Gelar Malam Penganugerahan PBA 2025

Zakki Mubarok • Senin, 17 November 2025 | 14:00 WIB
HADIAH UTAMA: Wakil Bupati Bantul Aris Suharyanta menyerahkan secara simbolis hadiah berupa emas seberat 75 gram pada malam penganugerahan PBA 2025 di Candi Tirto Raharjo Jumat (14/11).
HADIAH UTAMA: Wakil Bupati Bantul Aris Suharyanta menyerahkan secara simbolis hadiah berupa emas seberat 75 gram pada malam penganugerahan PBA 2025 di Candi Tirto Raharjo Jumat (14/11).

BANTUL - Badan Pengelolaan Keuangan, Pendapatan, dan Aset Daerah (BPKPAD) Kabupaten Bantul kembali menyelenggarakan Pajak Bantul Award (PBA) 2025. Kali ini, event tahunan itu diselenggarakan di Candi Tirto Raharjo, Jumat (14/11).

Dibanding tahun-tahun sebelumnya, penyelenggaraan PBA kali ini cukup sederhana. Kendati begitu, penyelenggaraan event itu tidak mengurangi esensi apresiasi Pemkab Bantul kepada seluruh wajib pajak (WP) teladan.

Kepala BPKPAD Kabupaten Bantul Istirul Widilastuti mengungkapkan, target pendapatan pajak daerah pada 2025 sebesar Rp 291,5 miliar. Hingga sekarang, realisasinya telah mencapai 88,2 persen atau sekitar Rp 257 miliar.

”Kami optimistis target itu akan tercapai,” jelas Tirul, sapaan akrab Istirul Widilastuti, dalam sambutannya.

Optimisme ini tak terlepas dari sinergi antara BPKPAD, WP dan seluruh stakeholder terkait. Tirul menganggap sinergi itu telah terjalin dengan baik. Karena itu, BPKPAD perlu merawat jalinan sinergi itu. Salah satunya dengan menyelenggarakan PBA 2025.

Sebab, penyelenggaraan PBA tidak sekadar sebagai ajang penghargaan kepada WP dan seluruh stakeholder terkait. Melainkan juga sebagai medium komunikasi.

Menurutnya, WP dan seluruh stakeholder terkait punya jasa besar. Mereka ikut berkontribusi dalam pembangunan di Bumi Satriya – sebutan baru Kabupaten Bantul -. Karena itu pula, ada empat kategori penghargaan dalam PBA 2025.

Dalam pajak bumi dan bangunan perdesaan dan perkotaan (PBB P2), misalnya, ada kategori dukuh, lurah, hingga panewu. BPKPAD juga memberikan penghargaan kepada notaris/pejabat pembuat akta tanah dalam kategori BPHTB (bea perolehan hak atas tanah dan bangunan). Selengkapnya lihat grafis.

Ada sederet pejabat teras yang hadir dalam malam penganugerahan itu. Antara lain, Wakil Bupati Bantul Aris Suharyanta, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Hermawan Setiaji, Asisten Administrasi Umum Setda Bantul Isa Budihartomo, beberapa kepala organisasi perangkat daerah, serta panewu.

Hadir pula Kapolres Bantul AKBP Novita Eka Sari, Kepala Kejari Bantul Kristanti Yuni Purnawanti, dan Dandim 0729 Bantul Letkol Kav Fikri Nurheldi. Bupati Bantul Abdul Halim Muslih berhalangan hadir karena sedang berduka.

Dalam sambutan melalui rekaman video, Halim, sapaan Abdul Halim Muslih menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya untuk seluruh WP.

Lantaran pajak daerah dalam beberapa tahun terakhir cenderung mengalami peningkatan. Itu menunjukkan tingginya kepedulian seluruh WP terhadap salah satu kewajibannya.

”Pajak daerah menjadi sumber pendapatan asli daerah (PAD) terbesar bagi Kabupaten Bantul,” ungkapnya.

Tingginya realisasi itu, politikus PKB ini berpendapat juga lantaran seluruh WP percaya terhadap transparansi dan akuntabilitas keuangan pemkab.

Dengan tingginya realisasi itu, Halim menegaskan, pemkab bisa membiayai berbagai program. Mulai infrastruktur hingga kesehatan.

”Pajak lunas pembangunan jelas,” tegasnya.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Bantul Aris Suharyanta menegaskan, malam penganugerahan PBA 2025 bukan sekadar seremonial.

Lebih dari itu, ajang tahunan tersebut merupakan bentuk apresiasi pemkab kepada seluruh pahlawan pembangunan. Tanpa peran aktif mereka, pembangunan di Kabupaten Bantul mustahil bisa berjalan baik.

”Pajak daerah merupakan salah satu pilar penting dalam mewujudkan pelayanan publik yang berkualitas, pemerataan pembangunan, serta kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Melihat tingginya kesadaran itu, bekas kepala dinas pekerjaan umum, perumahan, dan kawasan permukiman ini berpesan agar BPKPAD terus berkomitmen meningkatkan pelayanan dalam pembayaran pajak daerah.

Agar seluruh WP kian semangat dan nyaman dalam menunaikan salah satu kewajibannya. (*/zam)

 

Editor : Herpri Kartun
#Pendapatan pajak daerah #BPKPAD #aset daerah #pbb #BPKPAD Bantul #wajib pajak