Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Warga Masih Beradaptasi, Layanan Dukcapil Smart Beralih ke Sistem Web: Ini Alasan untuk Peralihan Sistem..

Cintia Yuliani • Senin, 10 November 2025 | 02:41 WIB
 
Kepala Disdukcapil Bantul Kwintarto Heru Prabowo.
Kepala Disdukcapil Bantul Kwintarto Heru Prabowo.
 
BANTUL - Kendala adaptasi di kalangan masyarakat masih muncul setelah Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Bantul mengalihkan layanan Dukcapil Smart dari aplikasi Android ke sistem berbasis web
 
Kepala Disdukcapil Bantul Kwintarto Heru Prabowo menyampaikan, perubahan yang mulai diberlakukan sejak akhir Agustus 2025 ini membuat sebagian warga harus menyesuaikan diri dengan mekanisme baru layanan administrasi kependudukan tersebut.
 
Peralihan sistem dilakukan untuk meningkatkan kenyamanan sekaligus memperluas akses layanan.
 
Baca Juga: Terungkap! Mayat Perempuan Tanpa Identitas di Imogiri Merupakan Warga Manding Dawang: Begini Penjelasannya Lengkapnya..
 
Sebab, sebelumnya Dukcapil Smart hanya dapat dibuka melalui ponsel Android, sementara kini bisa diakses lewat laptop maupun komputer.
 
“Dengan berbasis web, tampilannya lebih nyaman dan fiturnya lebih lengkap,” kata Kwintarto saat dihubungi lewat telepon Minggu (9/11/2025).
 
Ia mengakui, perpindahan sistem ini bukan sekadar mengganti tampilan. Akses melalui layar yang lebih besar dinilai akan memudahkan masyarakat mengurus dokumen kependudukan secara mandiri. 
 
Baca Juga: BPBD Gunungkidul Tetapkan Status Siaga Darurat Bencana Hidrometeorologi hingga Januari 2026, Cek di Sini Lokasi Zona dengan Risiko Bencana Tinggi
 
Namun di sisi lain, proses penyesuaian membuat sejumlah pengguna mengalami hambatan, seperti kesulitan login hingga sistem yang terkadang lambat diakses.
 
Kwintarto menegaskan, pihaknya masih terus menerima masukan untuk penyempurnaan.
 
Ia memastikan aspek keamanan data tetap terjaga, karena sistem web tersebut telah melalui proses verifikasi dan memperoleh rekomendasi dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo).
 
Baca Juga: Hama Keong Membuat Petani Mengalami Panen yang Tidak Merata, Petani Terpaksa Sulam Tanam Ulang Benih Bagian yang Rusak
 
Sebelumnya, Dukcapil Bantul sempat mengoperasikan dua sistem sekaligus, yakni versi Android dan versi web.
 
Namun kondisi itu justru membuat alur layanan kurang efisien karena petugas kesulitan memilah data dari dua platform.
 
Atas evaluasi tersebut, layanan aplikasi Android resmi dihentikan dan fokus dialihkan ke sistem berbasis web.
 
Baca Juga: Resah! Petani Putuskan Tak Menanam Benih Tahun Ini, Akibat Serangan Monyet Ekor Panjang di Lahannya: Harap Pemkab Gunungkidul Segera Turun Tangan
 
Kwintarto optimistis setelah masa transisi terlewati, layanan akan berjalan lebih praktis dan nyaman.
 
Melalui platform web ini, masyarakat dapat mengurus KTP, Kartu Keluarga, akta kelahiran, dan dokumen administrasi kependudukan lainnya melalui laman resmi Dukcapil Smart Web. (cin
Editor : Winda Atika Ira Puspita
#android #Bantul #layanan administrasi kependudukan #dukcapil #peralihan sistem