Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Longsor Terjadi di Piyungan Mengakibatkan Batu Besar Menghantam Pagar Pembatas Jalan

Cintia Yuliani • Jumat, 22 Agustus 2025 | 19:39 WIB

LONGSOR: Batu Breksi berdiamater kurang lebih 8 meter menghantam pagar pembatas jalan kawasan industri Piyungan dan menutup satu ruas akses jalan
LONGSOR: Batu Breksi berdiamater kurang lebih 8 meter menghantam pagar pembatas jalan kawasan industri Piyungan dan menutup satu ruas akses jalan
BANTUL - Longsor terjadi di Bintaran Wetan, Srimulyo, Piyungan pada Rabu (20/8) menyebabkan talud jalan, pagar jalan, bahu jalan, dan jalan rusak.

PLT Lurah Srimulyo Nurjayanto mengatakan, penyebab tanah longsor tersebut dikarenakan hujan deras yang terjadi Selasa (19/8), sehingga memperburuk kondisi struktur bantuan disisi atas setelah mengalami keretakan.

"Dampak kejadian ini Mengakibatkan batu besar berdiameter kurang lebih 8 meter menghantam pagar pembatas jalan kawasan industri Piyungan dan menutup satu ruas akses jalan," jelasnya saat dihubungi, Jumat (22/8).

Menurutnya kronologi kejadian bermula ketika pemilik lahan dibagian atas lokasi longsor Suhar sedang beristirahat di kamar tidurnya.

Tiba-tiba ia terbangun karena mendengar suara gemuruh yang sangat kencang.

Dalam kondisi panik, Suhar segera keluar rumah karena mengira terjadi gempa bumi. Pada pagi harinya, setelah situasi mulai terang Suhar mendapati adanya longsoran batu di lahan miliknya.

"Hasil survei di lapangan menunjukkan struktur batuan di sisi atas masih terdapat keretakan," tuturnya.

Kondisi ini, lanjutnya berpotensi menimbulkan longsor kembali dengan intensitas yang lebih parah apabila terjadi hujan deras, sehingga sangat membahayakan keselamatan warga yang melintasi jalan tersebut menuju permukiman RT 005 Dusun Bintaran Wetan.

Kejadian longsor batu breksi ini kata dia, berpotensi menimbulkan korban jiwa karena lokasi berada pada dua jalur, yaitu jalur pemukiman warga dan Jalan Kawasan Industri.

"Jadi diperlukan langkah identifikasi, evakuasi material longsoran, serta perbaikan sarana prasarana Jalan Industri Piyungan," harapnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Kedaruratan Logistik dan Peralatan Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Bantul Antoni Hutagaol mengatakan, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.

Sampai saat ini batu besar tersebut belum dapat terevakuasi. Kalurahan akan meminta peralatan ke instansi terkait karena keterbatasan peralatan dari masyarakat.

"Saat ini masih berlanjut dengan memohon bantuan Dinas Pekerjaan Umum untuk penangana batu tersebut," jelasnya.

Ia menginformasikan kepada warga dan dukuh setempat agar tetap berhati-hati di area tersebut. Pihaknya pun sudah memasang garis di lokasi reruntuhan batu dari perbukitan. (cin)

Editor : Bahana.
#Piyungan #Longsor