Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Atasi Pengangguran dan Kemiskinan di Bantul, Pemkab Gelontorkan Rp 24 Miliar untuk 275 Titik Proyek Padat Karya

Cintia Yuliani • Jumat, 11 Juli 2025 | 03:02 WIB

 

Bupati Bantul Abdul Halim Muslih memotong pita sebagai tanda peresmian Proyek Padat Karya di Padukuhan Karet, Kalurahan Pleret, Kapanewon Pleret Kamis (10/7)   
Bupati Bantul Abdul Halim Muslih memotong pita sebagai tanda peresmian Proyek Padat Karya di Padukuhan Karet, Kalurahan Pleret, Kapanewon Pleret Kamis (10/7)  
 

BANTUL – Dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-194 Kabupaten Bantul, pemerintah kabupaten menggelar peresmian proyek padat karya dan peletakan batu pertama sejumlah proyek infrastruktur, Kamis (10/7/2025). Acara dipusatkan di Padukuhan Karet, Kalurahan Pleret, Kapanewon Pleret.

 

Agenda ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan milad Kabupaten Bantul yang mengangkat tema Bantul Bumi Satria: Sawiji Ambuko Kertaning Projo, yang berarti ajakan untuk bersatu membuka gerbang kemakmuran daerah.

 

Ketua Panitia hari Jadi ke-194 Agus Budi Raharja, menjelaskan simbolisasi peresmian proyek pembangunan merupakan tradisi tahunan yang menandai dimulainya berbagai inisiatif pembangunan di Kabupaten Bantul.

 Baca Juga: 5 Peningkatan Desain Galaxy Z Fold 7 yang Mengubah Standar Foldable

“Kegiatan hari ini meliputi peresmian proyek padat karya di Padukuhan Karet Galuran, peresmian TPS-3R Bumkal Potorono, dan peletakan batu pertama proyek Jembatan Bulurjo di Wonolelo,” jelas Agus Kamis (10/7).

 

Bupati Bantul Abdul Halim Muslih yang hadir dalam acara tersebut mengatakan pada tahun ini terdapat 275 titik proyek padat karya di seluruh Bantul dengan total anggaran mencapai Rp 24 miliar. Tak hanya itu, Pemkab juga tengah menyelesaikan proyek-proyek infrastruktur yang dikerjakan Dinas PUPKP dengan nilai sekitar Rp 85 miliar.

 

“Proyek-proyek itu berupa jalan, jembatan, talut, saluran irigasi, dan lainnya,” jelas Halim.

 Baca Juga: Lurah Condongcatur Sleman Bereaksi! Warganya Sepihak Gunakan TKD, Klaim Punya Serat Kekancingan dari Keturunan Sultan Hamengku Buwono VII

Di samping itu, Pemkab juga telah mengucurkan Rp 46,6 miliar untuk program pembangunan berbasis padukuhan (P2BMP), serta Rp 10 miliar untuk pemberdayaan masyarakat kalurahan melalui P2MD dan P2MK.

 

Bupati menegaskan pembangunan infrastruktur merupakan modal utama untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan menurunkan angka pengangguran serta kemiskinan di Bantul. Dalam sambutannya, ia juga menggarisbawahi pentingnya partisipasi masyarakat.

 

“Capaiannya tidak mungkin hanya karena kerja Bupati atau Wakil Bupati saja. Semua ini adalah hasil gotong-royong dan rasa memiliki dari seluruh warga Bantul,” ujar Halim. (cr2)

Editor : Heru Pratomo
#kabupaten bantul #pengangguran #proyek infrastruktur #Abdul Halim Muslih #kemiskinan #pleret #Bantul #padat karya #Hari Jadi