Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Polres Siapkan 694 Personel Amankan Perayaan Paskah di Bantul hingga Minggu, Sterilisasi Sudah Dilakukan

Khairul Ma'arif • Jumat, 18 April 2025 | 02:58 WIB
Jajaran personel tengah melakukan pengecekan salah satu Gereja di Bantul menyambut perayaan paskah 2025.
Jajaran personel tengah melakukan pengecekan salah satu Gereja di Bantul menyambut perayaan paskah 2025.
 

BANTUL - Polres Bantul mengerahkan 694 personel untuk pengamanan perayaan paskah 2025 Kamis (17/4/2025). Kekuatan pengamanan tersebut sudah diterjunkan hingga Minggu (20/4/2025).

Diharapkan perayaan paskah di Bantul mulai dari Kamis putih hingga Minggu paskah berjalan tanpa ada gangguan Kamtibmas.

Kapolres Bantul AKBP Novita Eka Sari mengatakan, 694 personel tersebut penugasannya disebar ke seluruh gereja yang berada di wilayah hukumnya.
 
Baca Juga: Bocah Empat Tahun Jadi  Korban Kekejaman Ibu Tiri di Sleman, Alami Pembusukan Perut  dan Harus Dioperasi
 
Menurutnya, di Bantul ada 69 tempat ibadah umat nasrani yang terdiri dari 22 gereja katolik dan 47 gereja kristen.
 
"Terdapat gereja yang miliki jemaat banyak sehingga membutuhkan atensi untuk dilaksanakan pengamanan," katanya, Kamis (17/4/2025).
 
Dia menuturkan, gereja tersebut di antaranya gereja Ganjuran, gereja Pringgolayan, gereja Santo Yakobus Klodran, gereja St. Theresia Sedayu, dan gereja Salib Suci Kasihan.
 
Baca Juga: Pembangunan Sudah Dimulai, Tempat Parkir Pasar Godean Ditarget Selesai 10 September: Gelontorkan Rp 11 Miliar
 
Perempuan yang biasa disapa Novita ini menuturkan, setiap personelnya akan disetting pengamanan baik secara terbuka dan tertutup. Screening, sterilisasi, dan patroli ke gereja-gereja di Bantul akan dilakukan.
 
"Kami juga membentuk dan menempatkan tim uni kecil lengkap di titik-titik strategis," sambungnya.
 
Dia memastikan, pelaku kejahatan yang mengganggu jalannya perayaan paskah di Bantul akan ditindak tegas. Pengamanan gereja dilaksanakan selama 24 jam dan sudah disiapkan berbagai strategi pengamanannya.
 
Baca Juga: Imbas Efisiensi Anggaran dari Pemerintah Tingkat Hunian Hotel di Magelang Turun, Mulai Kurangi Karyawan
 
Namun, Novita tetap meminta gereja membentuk pengamanan internalnya. Sebab internal gereja dapat menyaring jemaat yang datang bagiannya atau orang mencurigakan.
 
"Semoga perayaan paskah di Bantul dapat berjalan lancar, aman, damai, sejuk tanpa ada kendala," tegasnya.
 
Sementara itu, Tim Gegana Satuan Brimob Polda DIY melakukan sterilisasi di dua gereja Bantul, Kamis (17/4/2025).
 
Baca Juga: Yogyakarta Bersiap Menjadi Tuan Rumah Kejuaraan Internasional Hapkido se-Asia Tenggara 2025
 
Keduanya di antaranya Gereja Katolik Santo Yakobus, Klodran dan Gereja Katolik Santo Paulus, Pringgolayan.
 
Anggota Brimob melakukan penyisiran terhadap seluruh area gereja untuk memastikan steril dari benda-benda mencurigakan.
 
"Sterilisasi sudah kami lakukan dan sampai saat ini masih aman dan kondusif," ujar PS.
 
Baca Juga: Ramai Spanduk Tolak Kremasi Murdaya Poo, Warga Borobudur Diminta Gawa Rasa 
 
Kanit 1 Subden 3 Den Gegagan Satbrimob Polda DIY Iptu Maryono. Sterilisasi dilakukan juga untuk mencegah terjadinya gangguan keamanan.
 
Sehingga jemaat dapat nyaman dan tenang dalam melakukan perayaan paskah.
 
Maryono memastikan, sterilisasi dilakukan sesuai dengan SOP yang berlaku. Sudut gereja dan bagian luar area sekitarnya turut dalam sterilisasi.
 
"Alat yang kami gunakan riideye X, ada robot, dan alat deteksi lainnya untuk mendeteksi bahan besi dan radioaktif," tuturnya. (rul).
Editor : Winda Atika Ira Puspita
#kamis putih #perayaan paskah #pengamanan paskah #polres bantul #POLDA DIY #Sterilisasi gereja #Minggu paskah