Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Pansus DPRD Bantul Datangi Agrowisata Bukit Dermo, Temukan Fasilitas Mangkrak hingga Gardu Pandang Berkarat

Khairul Ma'arif • Sabtu, 15 Februari 2025 | 04:00 WIB

 

SETENGAH JADI: Bangunan sarana dan prasarana di Agrowisata Bukit Dermo, Selopamioro, Imogiri, Bantul yang belum bisa difungsikan Jumat (14/2/2025).
SETENGAH JADI: Bangunan sarana dan prasarana di Agrowisata Bukit Dermo, Selopamioro, Imogiri, Bantul yang belum bisa difungsikan Jumat (14/2/2025).
 

BANTUL - Panitia khusus (pansus) DPRD Bantul lakukan peninjauan di Agrowisata Bukit Dermo, Selopamioro, Imogiri Jumat (14/2/2025). Ditemukan, kondisi fasilitas pendukung yang mangkrak.

Sebab pembangunan fasilitas berupa stand berdagang, tempat ibadah, hingga toilet masih belum selesai. Sehingga tidak bisa digunakan. Selain itu, gardu pandang yang berbahan besi mulai berkarat. “Kisarannya (pembangunan selesai, Red) baru 49 persen. Kami ke sini untuk menindaklanjuti laporan hasil pemeriksaan (LHP) badan pemeriksa keuangan (BPK),” ujar Ketua Pansus DPRD Bantul Arif Haryanto di lokasi.

Dia membeberkan, anggaran untuk pembangunan Agrowisata Bukit Dermo menggunakan dana alokasi khusus (DAK). Nilainya mencapai Rp 5,7 miliar. Namun uang yang keluar untuk target pembangunan yang selesai 31 Desember 2024 ini baru Rp 4,011 miliar.

Rinciannya adalah down payment (DP) 25 persen atau sekitar Rp 1,4 miliar dan pembayaran termin pertama sekitar Rp 2,5 miliar. Namun karena pembangunan belum mencapai 60 persen, pemenang tender yakni CV Cipto Wening diminta untuk mengembalikan Rp 1,058 miliar.

“Itu kembali ke kas daerah, dan menjadi sisa lebih pembiayaan anggaran (SILPA) 2024, masuk ke kas 2025, tidak bisa digunakan untuk melanjutkan,” ucap pria yang juga Ketua Komisi B DPRD Bantul ini.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Wisata Dispar Bantul Yuli Hernadi yang ikut dalam peninjauan enggan memberikan komentar. “Sama Pak Kadis saja, maaf saya tidak berwenang,” lontarnya.

Namun hingga berita ini dibuat, Kepala Dispar Bantul Saryadi saat dikonfirmasi tidak membalas pesan yang dikirimkan Radar Jogja.

Baca Juga: Gedung Agung Jogja Batal Jadi Titik Kumpul Kepala Daerah Mengikuti Retreat di Akmil Magelang, Biaya Pembekalan Kepala Daerah Jadinya dari APBN

Sedangkan Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Bantul Hermawan Setiaji mengaku, belum mengetahui tindak lanjut terkait pembangunan Agrowisata Bukit Dermo. Sebab dari Pemkab Bantul, disebut belum memiliki skema yang pas. (rul/eno)

 

Editor : Sevtia Eka Novarita
#Pansus #Panitia khusus #Agrowisata Bukit Dermo #Dana Alokasi Khusus (DAK) #DPRD Bantul #Pembangunan 1100 rumah #peninjauan #Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran #Silpa #LHP #down payment (dp) #laporan hasil pemeriksaan