Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Dinkes Bantul Peroleh Anggaran Rp 232 Miliar untuk Tahun Depan, Pos Anggaran Disebut untuk Enam Program

Khairul Ma'arif • Senin, 23 Desember 2024 | 05:00 WIB
Ilustrasi uang rupiah.
Ilustrasi uang rupiah.

BANTUL - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bantul mendapat alokasi anggaran Rp 232 miliar untuk tahun depan. Namun, APBD Bantul 2025 masih dalam tahap evaluasi di pemerintah provinsi oleh Gubernur DIY Hamengku Buwono (HB) X.

Wakil Ketua Komisi D DPRD Bantul Ahmad Agus Sofwan mengatakan, besaran anggaran untuk dinkes itu sudah termasuk untuk gaji, premi BPJS Kesehatan dan kapitasi puskesmas. Ada enam program yang menaungi pos anggaran sebanyak itu.

Di antaranya program pemenuhan upaya kesehatan perorangan dan masyarakat. "Direncanakan untuk penambahan puskesmas," katanya, Minggu (22/12/2024).

Namun, politisi PKS tersebut belum dapat memastikan penambahannya akan dilakukan di mana. Selain itu, ada juga program peningkatan kapasitas sumber daya manusia kesehatan. Program sediaan farmasi, alat kesehatan, dan makanan minuman juga akan dianggarkan.

Sementara tiga program lainnya yakni pemberdayaan masyarakat bidang kesehatan, penyelenggaraan keistimewaan, dan penunjang urusan pemerintahan kabupaten. "Posisi sekarang masih di gubernur sesuai Banmus 27 Desember pukul 13.00 rapat paripurna laporan hasil evaluasi provinsi," sambungnya.

Sementara itu, Kepala Dinkes Bantul Agus Tri Widiyantara menambahkan, ada beberapa program mandatori dari pusat tetapi masih menunggu dipastikan. Di antaranya yang sudah dalam koordinasi penanganan penyakit TBC. Ada juga program pemeriksaan kesehatan bagi warga yang ulang tahun. “Nanti akan dilaksanakan semua Puskesmas bisa didatangi saat ulang tahun ada paket kesehatan screening cukup banyak,” tuturnya.

Seperti misalnya pengecekan gula darah dan penyakit lainnya yang bebas biaya yang bisa dilakukan semua warga negara pada 2025. Namun, tentunya masih menunggu arahan dari pusat secara pastinya. Ada juga program penanggulangan kematian ibu dan anak serta penurunan prevalensi stunting di 2025 nanti. (rul)

Editor : Sevtia Eka Novarita
#Alokasi #Komisi D #DPRD Bantul #202 ASN #Hamengku Buwono (HB) X #kabupaten bantul #dinkes #dinas kesehatan #gaji #Stunting #APB #program #tbc #puskesmas #gubernur diy #BPJS Kesehatan #Prevalensi #kapitasi