Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Pemancing Temukan Mayat Bayi Laki-laki Tersangkut Ranting Pohon di Sungai Gajahwong Singosaren Bantul, Polisi Selidiki Pelakunya!

Rizky Wahyu Arya Hutama • Sabtu, 7 Desember 2024 | 23:46 WIB
IDENTIFIKASI JENAZAH: Polisi dan segenap Tim Inafis Polres Bantul telah melakukan pengecekan terhadap penemuan mayat bayi di Sungai Gajahwong, Singosaren, Banguntapan, Bantul, Sabtu (7/12/2024).
IDENTIFIKASI JENAZAH: Polisi dan segenap Tim Inafis Polres Bantul telah melakukan pengecekan terhadap penemuan mayat bayi di Sungai Gajahwong, Singosaren, Banguntapan, Bantul, Sabtu (7/12/2024).
 
BANTUL - Warga di sekitaran Sungai Gajahwong Singosaren 3, Singosaren, Banguntapan, Bantul digegerkan dengan penemuan mayat bayi, Sabtu (7/12/2024) pagi. 
 
Temuan tersebut pertama kali diketahui oleh seorang pemancing ikan bernama Faeyza (14) yang sedang memancing di sisi barat Sungai Gajahwong.
 
Awalnya dia mengira sebuah benda terhanyut itu boneka.  
 
Baca Juga: Calvin Verdonk: Saya Dulu Adalah Pemain Yang Malas, Tapi Tidak untuk Sekarang
 
Namun setelah diperhatikan jeli ternyata mayat bayi  yang tersangkut di ranting akar pohon.
 
Melihat hal itu Faeyza segera menghubungi Samsuarno (70) dan Yunianto (52).
 
Mereka melaporkannya ke pihak berwajib, Polsek Banguntapan, untuk penanganan lebih lanjut.
 
Hasil identifikasi tim medis, menunjukkan bahwa bayi tersebut diperkirakan baru berumur tujuh hari pasca kelahiran.
 
Saat ditemukan, mayat bayi berjenis kelamin laki-laki itu dalam keadaan  membusuk dan dikerumuni lalat, karena sudah terendam air kuranglebih 24 jam.
 
Baca Juga: Penggerebekan Klinik Kecantikan Ilegal Ria Agustina di Hotel Jakarta: Raup Omzet Hingga Ratusan Juta
 
Kondisi mayat tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan. Namun pada dahi korban terdapat memar yang diduga terkena benturan batu sungai.
 
Mayat bayi tersebut diperkirakan berumur 0-7 hari, tali pusar sudah dalam keadaan terputus, mayat sudah berada di air lebih dari 24 jam.
 
Panjang tubuh mayat bayi itu sekitar 48 cm 
 
Mayat bayi selanjutnya dibawa ke RS Bhayangkara Polda DIY untuk dilakukan tindakan lebih lanjut. 
 
"Untuk alamat dan identitas korban (bayi, Red) masih dalam penyelidikan," ungkap Humas Polres Bantul, AKP I Nengah Jeffry Prana Widyana. 
 
"Saat ini kami terus mengumpulkan beberapa bukti dan keterangan dari para saksi untuk penyelidikan lebih lanjut," imbuhnya. (ayu)
 
 
Editor : Meitika Candra Lantiva
#tim inafis #Polsek Banguntapan #Polisi #penyelidikan #penemuan #Singosaren #geger #sungai gajahwong #Banguntapan #polres bantul #Bantul #penemuan mayat bayi #sungai #mayat bayi