BANTUL – Sebanyak 2.150 benih tanaman lengkeng, durian, hingga alpukat diberikan kepada warga Kalurahan Muntuk, Dlingo, Bantul. Penyaluran tersebut bertujuan agar dapat menunjang ekonomi masyarakat di masa mendatang.
Lurah Muntuk Marsudi menyebut, hal ini karena mayoritas warganya masih menanam kayu mahoni. Sementara nilai ekonominya rendah dan berkisar Rp 500 ribu dalam rentang waktu sepuluh tahun.
“Sementara satu batang alpukat ketika sudah buah menghasilkan Rp 5 juta sampai Rp 10 juta setahun,” ungkapnya, Senin (11/11/2024).
Sasaran pembagian benih ini di enam dari 11 padukuhan yang ada. Warga yang berminat, bisa menanamnya di area pekarangan rumah. Hal ini dilakukan agar tanaman tetap terawat.
“2.150 benih sebagai pilot project agar menggugah masyarakat kami untuk berkebun buah yang bernilai ekonomi,” tuturnya.
Marsudi memiliki keinginan jangka panjang dari pemberian ini agar Muntuk dapat menjadi agrowisata di kemudian hari.
Disebutkan, benih tersebut diberikan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bantul yang awalnya memiliki tujuan penghijaun. (rul/eno)
Editor : Sevtia Eka Novarita