BANTUL - Demi meningkatkan pemahaman tentang energi terbarukan, 42 siswa MAN 4 Bantul dibawa ke lokasi Pembangkit Listrik Tenaga Hybrid (PLTH) Pantai Baru Srandakan. Kunjungan ini diharapkan mampu membuka wawasan peserta didik terhadap sains dan teknologi.
Baca Juga: Untidar Memperluas Jalinan Kerja Sama Internasional dengan Manfaatkan Momentum KTT BRICS 2024
Koordinator riset MAN 4 Bantul Mpu Tabah Chalifatah Aji mengatakan kunjungan pelajar ke PLTH Pantai Baru memberikan pengalaman belajar nyata mengenai pentingnya energi terbarukan dalam kehidupan sehari-hari. "Kami ingin membekali siswa pengetahuan praktis tentang solusi energi ramah lingkungan," katanya, Jumat (1/11)
Kegiatan ini sekaligus memperkuat komitmen MAN 4 Bantul sebagai Madrasah Riset dalam mengembangkan ilmu pengetahuan siswa. Mendukung mereka dalam meraih prestasi di bidang sains dan teknologi dan riset.
Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan Dwi Mulyono mengatakan kegiatan kunjungan sebagai sarana pembelajaran langsung bagi para siswa. Bukan hanya sekadar observasi, namun juga kesempatan bagi siswa menerapkan pengetahuan melalui Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD)."LKPD wajib diisi sebagai bentuk laporan dan bukti kunjungan,” kata Dwi .
Baca Juga: Dukung Pendidikan, BLES Bantu Bata Ringan Blesscon untuk Pembangunan Kongregasi OMI di Sleman
Staf PLTH Pantai Baru Arif Novianto menyampaikan PLTH merupakan bagian dari proyek Energi Baru Terbarukan (EBT) di Jogja. Siswa dikenalkan dengan teknologi hybrid yang menggabungkan kincir angin dan panel surya untuk menghasilkan listrik ramah lingkungan.
Para siswa menjelajahi area kincir angin, panel surya, dan ruang kontrol, yang memberikan kesempatan untuk melihat langsung proses pengolahan dan penyimpanan energi. (gun/din)
Editor : Din Miftahudin