BANTUL - Gelombang pasang di Pantai Depok, Kabupaten Bantul menimbulkan abrasi yang merusak sejumlah warung di bibir pantai.
Setidaknya ada sembilan warung makan yang mengalami kerusakan karena hantaman abrasi.
Tembok dan atap warung menjadi yang paling terdampak.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bantul sudah melakukan pengecekan di lokasi. Sembilan warung yang terdampak mengalami rusak total.
"Bila air pasang masih berlangsung akan mengenai bangunan warung lain," ujar Kepala Bidang Kedaruratan, Logistik, dan Peralatan BPBD Bantul Antoni Hutagaol, Jumat (4/10/2024).
Air laut pasang dan bergelombang besar menghantam warung sehingga dampak kerusakan tak terelakan.
Antoni mengatakan, sekarang air laut masih dalam keadaan pasang. Pemilik warung tetap harus bersiaga di lokasi untuk pemantauan.
Estimasi kerusakan menimbulkan kerugian sebesar Rp 80 juta. Menurutnya, bangunan warung itu terlalu mepet ke laut sehingga beresiko diterjang ombak.
"Pengalaman tahun-tahun sebelumnya, mereka bersihkan puing-puing lantas beberapa hari kemudian berdagang kembali," imbuhnya.
Dia menjelaskan, para pedagang sudah terbiasa dengan kejadian serupa. Abrasi yang terjadi rutinan tahunan namun untuk saat ini belum diketahui akan tetap dibangun kembali atau tidak. (rul)
Editor : Meitika Candra Lantiva