BANTUL – Polres Bantul mulai melakukan upaya untuk menangkal provokasi SARA saat Pilkada 2024 dengan cooling system. Melibatkan berbagai lapisan masyarakat, kegiatan ini bertujuan untuk meminimalisasi isu-isu provokatif berlatar belakang SARA.
Kasi Humas Polres Bantul AKP I Nengah Jeffry Prana Widnyana menjelaskan, cooling system merupakan upaya preemtif dan preventif dengan pendekatan humanis serta persuasif. “Meminimalisir isu-isu provokatif yang terjadi di tengah-tengah masyarakat maupun di ruang Siber,” ujarnya Jumat (20/9/2024).
Kegiatan ini, lanjutnya, dikemas dengan bakti sosial dan kesehatan. Menyasar warga kurang mampu, gapoktan, pengemudi ojek online, hingga karyawan Stadion Sultan Agung (SSA).
Dalam kesempatan tersebut, kata Jeffry, juga dilaksanakan kegiatan Polisi Sahabat Anak (PSA) dengan memberikan edukasi rambu-rambu lalu lintas kepada anak-anak TK yang hadir di lokasi.
Koordinator Forum Politisi Muda Indonesia (FPMI) DIJ Nonik Novia turut memberikan edukasi Pilkada 2024 aman dan damai. Dia mengajak, masyarakat menyambut Pilkada 2024 dengan penuh antusias dan semangat dengan mempersiapkan diri untuk datang ke TPS pada 27 November.
Diingatkannya, agar masyarakat memilih dengan hati nurani dan pikiran cerdas untuk mendapatkan pemimpin yang mampu membawa Kabupaten Bantul menjadi lebih baik lagi. Diharapkannya, generasi muda tidak melakukan golput. “Masa depan Bantul tergantung pada suara kita, pastikan memilih kandidat terbaik dan berkapasitas memimpin Bantul,” tegasnya. (rul/eno)
Editor : Sevtia Eka Novarita