Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Pensiunan TNI di Bantul Ini Tewas di Kolam Ikan Gegara Kehabisan Napas Terpeleset Saat Bersihkan Rumput: Begini Kronologinya!

Khairul Ma'arif • Selasa, 30 Juli 2024 | 18:36 WIB
Polisi menunjukkan TKP Sriyadi tenggelam di dalam kolam ikan usai terpeleset saat mencabuti rumput.
Polisi menunjukkan TKP Sriyadi tenggelam di dalam kolam ikan usai terpeleset saat mencabuti rumput.

BANTUL - Seorang pensiunan TNI AD Sriyadi warga Trimulyo, Jetis, Bantul meninggal dunia karena tenggelam di kolam ikan.

Korban yang berusia 63 tahun itu tercebur usai terpeleset saat sedang mencabuti rumput di pinggir kolam ikan.

Itu lantaran bagian tepi kolam ikan tersebut beralaskan plastik atau terpal sehingga diduga licin.

Kedalaman kolam ikan tersebut mencapai 2 meter.

Kasi Humas Polres Bantul AKP I Nengah Jeffry menyebut, kolam ikan tersebut merupakan kandang kolam yang dikelola warga setempat.

"Kolam ikannya kandang kelompok warga Dusun Ponggok I 08," ujar Kasi Humas Polres Bantul AKP I Nengah Jeffry, Selasa (30/7/2024).

Dia menuturkan, ketika mencabuti rumput di pinggir kolam ikan ada warga lainnya yang berada di lokasi.

Saat itu saksi satu Sutarto mendengar teriakan minta tolong dari korban yang sudah berada di dalam kolam.

Ketika itu, korban berteriak minta tolong sambil berupaya berenang semampunya.

Tanpa pikir panjang, Sutarto langsung turun ke kolam ikan itu berenang berusaha menolong korban.

"Dengan mengangkat badan agar kepala korban berada di atas dan sambil berusaha teriak minta tolong ke warga yang lain," imbuh Jeffry.

Lima menit kemudian warga lainnya datang turut membantu mengangkat korban dari kolam ikan ke daratan.

Kondisinya Sriyadi saat dievakuasi masih bernapas tetapi keadaan sudah lemas.

"Korban langsung dibawa RS Nur Hidayah Blawong dan dinyatakan sudah meninggal dunia," tutur pria yang pernah menjabat Kasi Humas Polres Kulon Progo ini.

Jeffry mengungkapkan, di kandang kelompok itu memang Sriyadi turut memanfaatkannya.

Atas kejadian tersebut, di pinggiran kolam ikan diminta agar dipasangi pagar sehingga tidak terulang kejadian yang sama.

Sriyadi sudah dimakamkan pada Selasa (30/7/2024) sekitar pukul 10.00 WIB.

Penyebab kematiannya karena kehabisan napas saat tenggelam di dalam air.

"Keluarga menerima kejadian ini sebagai musibah," tandas Jeffry. (rul)

Editor : Meitika Candra Lantiva
#Tewas #TNI #Tenggelam #pensiunan #kehabisan napas #kolam ikan #RS Nur Hidayah Blawong #pensiunan tni #polres bantul #kedalaman kolam ikan #Bantul #terpeleset