RADAR JOGJA – Pembangunan gedung Perpustakaan Umum sudah memasuki bulan ketiga. Namun proges pembangunannya baru menyentuh angka 20 persen.
"InsyaAllah sesuai target selesai, mudah-mudahan tidak mangkrak," sebut Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Bantul Sukrisna Dwi Susanta Jumat (7/6).
Sukrisna menyebut, pembangunan dimulai sejak 19 Maret. Targetnya akan selesai pada 13 November mendatang. Pembangunan ini menggunakan dana alokasi khusus (DAK) yang diberikan Perpusnas Indonesia senilai Rp 7,9 miliar.
Berbagai layanan turut ditingkatkan untuk menarik minat masyarakat datang ke perpustakaan. Nantinya, gedung baru akan diisi sekitar 145 ribu buku. Pun dilengkapi dengan studio mini untuk menonton film anak-anak.
Kemudian pintu yang digunakan tidak lagi manual. Ditambah adanya lift untuk mobilitas antarlantai. “Harapannya nanti ada peningkatan indeks literasi membaca masyarakat Bantul untuk Indonesia emas 2045," ucapnya.
Sukrisna mengungkapkan, Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) Bantul sekarang 68,6. Menurutnya, angka tersebut sudah cukup baik. (rul/eno)
Editor : Satria Pradika