Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Guru Honorer di Bantul Berebut Status Menjadi PPPK 2024, Segini Kuotanya Tahun Ini...

Khairul Ma'arif • Rabu, 15 Mei 2024 | 22:45 WIB
Ilustrasi penerimaan ASN PPPK 2024.
Ilustrasi penerimaan ASN PPPK 2024.

BANTUL - Tidak sedikit guru di Kabupaten Bantul yang statusnya masih sebagai guru honorer.

Untuk itu, Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Bantul akan memperjuangkan nasib para pengajar yang masih honorer agar meningkat statusnya menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Diketahui, tahun ini akan ada perekrutan kembali untuk guru honorer diangkat menjadi guru dengan status PPPK.

Ketua PGRI Bantul Totok Sudarto menyampaikan, sudah berupaya untuk memperjuangkan guru honorer di sekolah negeri Bantul agar dapat diangkat sebagai PPPK.

Namun, menurutnya, itu semua harus dapat memenuhi kualifikasi yang dipersyaratkan.

Dia mengaku, upayanya itu sudah dilakukan bersama PGRI tingkat provinsi hingga ke pusat.

"Jadi teman-teman guru honorer mohon untuk memenuhi syarat agar bisa melewatinya," katanya, Rabu (15/5/2024).

Totok meminta agar para guru honorer dapat bersabar karena nantinya tidak ada lagi status tersebut di sekolah.

Menurutnya, itu didasarkan dari keinginan pemerintah yang mengangkat semua honorer menjadi status ASN.

Namun, karena masing-masing kebutuhan tiap daerah berbeda-beda untuk kuota pengangkatannya.

Dia meminta, agar Bantul dapat membuka formasi yang jumlahnya layak agar para guru honorer bisa dapat diangkat statusnya.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Bantul Isa Budi Hartomo mengatakan, kuota pengangkatan guru honorer menjadi PPPK tahun ini 224 formasi.

Jumlah tersebut diperuntukan seluruh guru di Bantul yang statusnya masih honorer.

Nantinya, masing-masing guru akan bersaing untuk mendapatkan status menjadi PPPK.

Kuota 224 guru itu tentu sangat sedikit untuk di Bantul.

Itu karena masih banyak jumlah guru honorer yang mengharap dapat diangkat statusnya menjadi PPPK.

"Guru yang masuk data base BKN per 1 Mei ada 522 honorer," ujarnya.

Jumlah guru honorer itu baru termasuk yang berada dalam pendataan oleh BKN pusat.

Dimungkinkan masih ada guru-guru honorer lainnya yang belum terdata dalam jumlah 522 tersebut.

Dengan begitu, untuk rekrutmen PPPK guru di Bantul tahun 2024 ini tidak mampu mengakomodir seluruh guru honorer.

Masih menyisahkan 250an guru honorer yang belum terangkat dari rekrutmen guru PPPK tahun ini.

Menurut Isa Budi, formasi untuk 224 guru PPPK itu sudah diajukan dan sudah disetujui oleh BKN.

Untuk sisa guru honorer yang belum terangkat pada tahun ini akan menunggu kebijakan pada tahun selanjutnya.

Sementara untuk pelaksanaan rekrutmennya sekarang masih menunggu dari panitia seleksi nasional akan dimulai kapan.

Para guru honorer diharapkan dapat menyiapkan diri dan persyaratan sebaik mungkin.

Semua guru punya peluang yang sama selama dapat memenuhi kualifikasi yang dibutuhkan. (rul)

Editor : Iwa Ikhwanudin
#guru honorer #PPPK #pgri