Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Kuatkan Produktivitas Konsumsi Ikan Untuk Tekan Stunting

Gregorius Bramantyo • Sabtu, 11 November 2023 | 05:45 WIB
PRODUKTIF: Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Bantul Istriyani. (Gregorius Bramantyo/Radar Jogja)
PRODUKTIF: Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Bantul Istriyani. (Gregorius Bramantyo/Radar Jogja)

 

BANTUL - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul berupaya melakukan penguatan produktivitas konsumsi ikan.

Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Bantul menargetkan tingkat konsumsi ikan di Kabupaten Bantul naik menjadi 31,3 kilogram per kapita pada tahun 2023. Dibanding dengan 2022 sebanyak 31,1 kilogram per kapita.

Kepala DKP Kabupaten Bantul, Istriyani mengatakan, penguatan produktivitas itu dilakukan untuk menekan angka stunting. Sebab ikan kaya akan protein.

“Ikan punya omega-3 yang dapat merangsang pertumbuhan otak," katanya, Jumat (10/11).

Ia menyampaikan, saat ini budaya makan ikan di Kabupaten Bantul masih rendah. Sejauh ini, budaya makan ikan di Bumi Projotamansari masih berada di kisaran 31 kilogram per kapita per tahun.

Artinya, jumlah itu masih kurang separuh angka dari target nasional. Sebab, target konsumsi ikan dari nasional sekitar 60 kilogram per kapita per tahun. Sedangkan target provinsi 34 kilogram per kapita per tahun.

"Tapi, sampai sekarang masih belum memenuhi target-target tersebut," ujarnya.

Maka dari itu, pihaknya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan mengkonsumsi ikan di Kabupaten Bantul melalui Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan).

Pihaknya juga selalu gencar selalu melakukan sosialisasi. Terutama kepada para ibu untuk sering menghidangkan makanan olahan ikan pada keluarga.

"Ke depan, kami juga akan melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah untuk meningkatkan konsumsi makan ikan,” jelasnya.

Sementara itu, Bupati Bantul Abdul Halim Muslih mengatakan, tingkat konsumsi makan ikan bagi warga Bantul memang masih rendah. Padahal ikan memiliki kandungan protein yang sangat tinggi dibanding daging.

Ia sendiri mendorong agar masyarakat Bantul lebih banyak mengonsumsi ikan. Sebab ikan berprotein lebih tinggi dan relatif lebih aman dibanding komoditi pangan yang lain.

“Apalagi ikan laut, yang seluruh makanannya alami tidak pabrikan. Karena kita kan tidak menyebar pakan pabrikan di laut,” ucapnya. (tyo)

 

Editor : Amin Surachmad
#pemkab #konsumsi ikan #Bantul