BANTUL - Rumah produksi gula batu dan gula jawa di Kalurahan Pendowoharjo, Kapanewon Sewon, Kabupaten Bantul terbakar pada Kamis (21/9) malam.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, kerugian diperkirakan mencapai puluhan juta.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bantul Irawan Kurnianto mengatakan, penyebab kebakaran itu dipicu sisa bara api pembakaran produksi gula.
Api merambat ke tumpukan persediaan kayu bakar. Sehingga kemudian api membakar kayu bakar dan terus membesar.
Setelah para pekerja memproduksi gula sekitar pukul 16.00, sisa bara produksi dikumpulkan dan dibuang di dekat tumpukan kayu bakar. Tanpa disadari, api sisa pembakaran itu masih menyala.
“Lalu merambat ke bangunan sebelah dengan luas keseluruhan sekitar 14x5 meter," katanya, Jumat (22/9).
Salah satu warga melihat dan kemudian melaporkan ke BPBD Bantul. Dua unit mobil pemadam kebakaran pun dikerahkan untuk memadamkan kobaran api di tempat produksi gula tersebut.
Tim Pemadam Kebakaran tiba di lokasi pukul 20.28. Proses pemadaman yang juga dibantu warga membutuhkan waktu sekitar 30 menit. Api pun berhasil dipadamkan pada pukul 21.00.
Sejumlah objek yang terbakar meliputi bangunan produksi ukuran 14x5 meter, gudang beserta tumpukan kayu, dan peralatan produksi gula.
“Korban jiwa maupun korban luka nihil. Kerugian materi diperkirakan Rp 21 juta,” jelas Irawan. (tyo)
Editor : Amin Surachmad