Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Siswa Madamusba Ikut Tari Montro Ciptaan KPH Yudanegara di Creative City Festival 2023 Capai Rekor MURI

Wulan Yanuarwati • Minggu, 27 Agustus 2023 | 00:30 WIB
KREATIF: Madrasah Aliyah (MA) Darul Mushlihin Bantul berpartisipasi dalam acara Bantul Creative City Festival di Pantai Parangkusumo Bantul, Sabtu (26/8/2023). (Dok Madamusba)
KREATIF: Madrasah Aliyah (MA) Darul Mushlihin Bantul berpartisipasi dalam acara Bantul Creative City Festival di Pantai Parangkusumo Bantul, Sabtu (26/8/2023). (Dok Madamusba)

 

BANTUL - Para siswa Madrasah Aliyah (MA) Darul Mushlihin Bantul turut serta dalam Festival Tari Montro. Kegiatan termasuk dalam acara Bantul Creative City Festival di Pantai Parangkusumo Bantul, Sabtu (26/8/2023).

Festival Tari Montro diikuti ribuan siswa SMA dan MA se-Kabupaten Bantul. Tari yang dilakukan secara kolosal itu berhasil memecahkan rekor MURI Indonesia, dengan penari terbanyak kategori Tari Montro.

Tari Montro merupakan salah sau kesenian khas Kabupaten Bantul. Diciptakan oleh KPH Yudanegara, pertama kali ditemukan di Kauman, Pleret.

"Hari ini kita hadir bersama untuk menyukseskan acara Bantul Creative City Festival 2023. Kegiatan ini sangat penting bagi kita sebagai salah satu sarana untuk mengenal dan melestarikan kesenian yang kita miliki," ujar Waka Kesiswaan Madamusba, Jefri Ajiz Setiawan, Sabtu (26/8/2023).

"Lebih-lebih bagi diri siswa sangat bermanfaat agar tumbuh dalam diri mereka rasa cinta dan bangga terhadap ragam kesenian khas Kabupaten Bantul yaitu Tari Montro," lanjutnya.

Menurutnya sangat penting menjaga dan melestarikan kesenian. Terutama bagi generasi muda. Jefri berharap kepada siswa untuk terus melestarikan kesenian sehingga tumbuh kebanggan terhadap budaya lokal di tengah gempuran budaya asing.

“Semoga dengan adanya acara ini bisa menjadikan siswa tumbuh rasa bangga terhadap ragam kesenian yang ada di daerah mereka," imbuhnya.

Sementara itu, Bupati Bantul Abdul Halim Muslih mengapresiasi seluruh siswa yang terlibat dalam acara tersebut. Sehingga acara sangat sukses hingga tercatat dalam rekor MURI Indonesia.

“Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh siswa siswi SMA-SMK dan MA se-Kabupaten Bantul, Bapak-Ibu guru  khususnya guru kesenian yang telah melakukan pembinaaan, mendampingi, dan menyukseskan pengembangan seni dan tradisi di sekolah kita. Terima kasih kalian memang luar biasa,” paparnya.

Menurutnya, Tari Montro merupakan warisan budaya yang harus terus dilestarikan. Tarian ini memiliki makna yang mendalam yang perlu dikembangkan dan dijaga kepada anak-anak muda khususnya di Bantul. (lan)

Editor : Amin Surachmad
#budaya lokal #guru kesenian #Tari Montro