MUNGKID - Libur panjang Lebaran 2026 tetap menjadi momentum bagi masyarakat untuk berwisata ke Candi Borobudur. Di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu, antusiasme pengunjung masih terjaga, meski secara angka mengalami penurunan tipis dibandingkan tahun sebelumnya.
Direktur Operasi InJourney Destination Management Indung Purwita Jati menjelaskan, pengelola menargetkan total kunjungan selama masa libur Lebaran tahun ini mencapai 83.000 wisatawan. Namun pada 21 Maret, hanya ada 4.600 pengunjung. Kemudian sebanyak 7.800 pengunjung pada 22 Maret.
Meski ramai, jumlah kunjungan tahun ini tercatat sedikit menurun. Yakni sekitar 0,06 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025. Namun, penurunan tipis tersebut disebut sudah diantisipasi. "Kalau dibandingkan 2025 memang ada penurunan, tapi ini sudah kami prediksi sebelumnya," katanya.
Terkait penyebab penurunan, Indung menyebut, sejumlah faktor yang masih terus dikaji. Satu di antaranya terkait kemungkinan pengaruh kondisi global terhadap pola belanja masyarakat. Mereka tetap mudik, tapi lebih selektif untuk berwisata.
Editor : Sevtia Eka Novarita