GUNUNGKIDUL - Tradisi padusan jelang Ramadan diprediksi kembali memicu lonjakan kunjungan wisatawan ke kawasan pantai selatan Gunungkidul. Mengantisipasi hal tersebut, Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah II Baron menerjunkan seluruh personelnya untuk pengamanan.
Koordinator Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah II Baron Marjono mengatakan, sebanyak 63 anggota disiagakan penuh saat pelaksanaan padusan pada Selasa (17/2).
“Seluruh personel kami terjunkan untuk pengamanan mulai dari Pantai Poktunggal hingga kawasan Bukit Paralayang Watugupit,” ujarnya saat dihubungi Minggu, (15/2).
Menurut dia, padusan merupakan tradisi umat Islam menjelang ibadah puasa. Momen ini kerap dimanfaatkan masyarakat untuk berwisata, khususnya ke pantai.
Tahun ini, padusan juga bertepatan dengan libur panjang Imlek sehingga potensi kepadatan pengunjung meningkat signifikan.
“Sejak Sabtu (14/2) kami sudah siagakan seluruh personel. Diperkirakan saat padusan kondisi cuaca cerah dan gelombang relatif landai. Ini sudah terlihat ada lonjakan wisatawan,” katanya.
Kendati demikian, Marjono mengingatkan pengunjung tetap waspada. Ia menegaskan keselamatan bukan semata tanggung jawab tim SAR, melainkan juga memerlukan kesadaran pengunjung. Dalam pola pengamanan, personel SAR tidak hanya berjaga di pos pemantauan.
Sebagian anggota diterjunkan untuk berbaur dengan wisatawan guna memberikan peringatan dini apabila ada pengunjung yang bermain di zona berisiko.
“Kami mengimbau agar tidak bermain di area berbahaya. Keselamatan juga bergantung pada diri masing-masing,” imbuhnya.
Sekretaris Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif Pemuda dan Olahraga Kabupaten Gunungkidul Eko Nur Cahyo menyebut, pusat kegiatan padusan tahun ini difokuskan di Pantai Sundak, Kapanewon Tepus.
Rangkaian acara meliputi upacara adat kenduri dan larungan sebagai bagian dari tradisi masyarakat pesisir. Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih, dijadwalkan hadir pada Selasa mulai pukul 14.00.
Ia berharap pelaksanaan padusan tidak hanya menjadi momentum spiritual menyambut Ramadan, tetapi juga mendorong pergerakan ekonomi sektor pariwisata.
“Sudah mulai disiapkan gelaran padusan di Pantai Sundak. Sesuai rencana, akan digelar kegiatan seni dan budaya,” ujarnya. (bas/pra)
Editor : Heru Pratomo