Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Pecinan Magelang, Warisan Budaya dan Ruang Hidup di Jantung Kota

Magang Radar Jogja • Minggu, 18 Januari 2026 | 15:35 WIB

Daerah Pecinan Magelang - Sumber: Radar Magelang
Daerah Pecinan Magelang - Sumber: Radar Magelang
Pecinan Magelang yang membentang di sepanjang Jalan Pemuda pusat kota, kini dikenal sebagai kawasan dengan sejarah panjang sekaligus ruang aktivitas ekonomi dan budaya lokal.

Kawasan ini dipandang punya potensi untuk menjadi destinasi wisata budaya dan sejarah yang menarik bagi pengunjung domestik maupun domestik.

Sebagai bagian dari identitas Kota Magelang, Pecinan merupakan kawasan yang sejak zaman kolonial Belanda berperan besar dalam aktivitas perdagangan.

Jalan Pemuda sendiri dikenal sebagai pusat kegiatan ekonomi yang menggabungkan antara belanja, budaya, dan kehidupan masyarakat sehari-hari.

Salah satu penanda kawasan ini adalah Klenteng Liong Hok Bio, yang berdiri pada tahun 1864.

Klenteng ini dibangun atas inisiatif tokoh masyarakat Tionghoa setempat dan menjadi pusat spiritual serta kebudayaan komunitas yang telah lama ada di Magelang.

Meski pernah mengalami kebakaran dan dibangun kembali, klenteng ini tetap menjadi simbol keberagaman budaya di kota.

Di tahun 1970-80-an, Pecinan pernah menjadi pusat ekonomi se-Karesidenan Kedu, namun popularitasnya sempat menurun sejak 1990-an hingga kondisi pandemi.

Meski demikian, upaya revitalisasi kini terus digalakkan oleh pemerintah dan komunitas lokal untuk menghidupkan kembali geliat kawasan ini melalui penataan pedestrian, acara budaya, dan event komunitas.

Lebih dari sekadar deretan ruko tua dan jalanan bersejarah, Pecinan Magelang juga menjadi ruang aktivitas warga dan wisatawan.

Lampion yang menghiasi jalan, toko-toko yang menawarkan barang dagangan, serta suasananya menciptakan pengalaman kota yang berbeda, terutama di saat liburan atau event budaya tertentu.

Kawasan ini dipandang mampu melengkapi peta wisata lokal selain destinasi lain seperti Candi dan atraksi alam, sekaligus menjadi ruang yang makin hidup untuk warga dan pelancong.

Penulis: Kinesha Puspa Adilla

Editor : Bahana.
#Budaya #pecinan magelang #jantung kota