Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Long Weekend Isra Miraj 2026: 7 Rekomendasi Wisata Religi Islami di Yogyakarta

Magang Radar Jogja • Rabu, 14 Januari 2026 | 11:13 WIB
Masjid Gedhe Keraton Yogyakarta.
Masjid Gedhe Keraton Yogyakarta.

RADAR JOGJA - Peringatan Isra Mikraj merupakan momen spiritual penting bagi umat Islam untuk mengenang peristiwa perjalanan agung Nabi Muhammad SAW.

Pada tahun ini, 27 Rajab 1447 H jatuh tepat pada hari Jumat, 16 Januari 2026.

Kabar baiknya, tanggal merah ini peringatan Isra Mikraj yang berimpitan dengan akhir pekan ini menjadi momen long weekend yang sempurna untuk liburan.

Di momen Isra Mikraj ini kamu bisa mengunjungi destinasi-destinasi wisata religi bernuansa islami.

Di Yogyakarta ada beragam destinasi wisata religi dengan nuansa islami yang cocok untuk kamu kunjungi di momen ini.

Kota ini menyimpan jejak sejarah peradaban Islam yang begitu kental dan menarik untuk ditelusuri.

Melansir beberapa sumber, berikut 7 destinasi wisata religi bersejarah di Kota Yogyakarta yang bisa kamu kunjungi:

1. Menyaksikan Tradisi Yasa Peksi Burak


Melansir dari akun Instagram Keraton Yogyakarta (@kratonjogja), pada Kamis, 15 Januari 2026, Keraton Yogyakarta akan menggelar upacara tradisi bernama Yasa Peksi Burak.

Sebuah tradisi untuk memperingati Isra Mikraj yang menghadirkan perpaduan nilai islami dengan budaya kearifan lokal.

Rangkaian tradisi ini dimulai sejak pagi hari di Bangsal Sekar Kedhaton, dimana para putri Keraton akan merangkai simbol burung Burak dan pohon buah secara tertutup.

Menjelang sore, kamu bisa menyaksikan hasil rangkaian pohon Peksi Burak tersebut saat diarak dari Keraton menuju Masjid Gedhe Keraton.

Kemudian kamu juga bisa mengikuti penutupan tradisi ini pada malam harinya dengan kegiatan pembacaan riwayat Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW di Masjid Gedhe Keraton secara terbuka.

2. Masjid Gedhe Kauman atau Masjid Gedhe Keraton


Masjid yang terletak di wilayah Keraton Yogyakarta ini didirikan oleh Sri Sultan Hamengku Buwono I pada tahun 1773 dan memiliki arsitektur Jawa yang ikonik.

Salah satu keunikannya terletak pada atap Tajug Lambing Teplok yang merepresentasikan tiga tingkatan hidup manusia: hakikat, syariat, dan ma’rifat. Di bagian dalam, kamu juga bisa melihat maksura, sebuah ruang khusus yang dulunya digunakan sang raja.

Masjid ini terletak di tengah kota dan terbuka untuk umum, jadi sangat cocok bagi kamu yang mencari destinasi wisata religi bersejarah dengan akses yang mudah.

3. Menelusuri Lorong Kampung Kauman


Terletak di area Jeron Beteng (dalam benteng) Keraton Yogyakarta, Kampung Kauman ini dulunya merupakan hunian bagi para abdi dalem yang mengurusi bidang keagamaan.

Kini, Kauman telah berubah menjadi kampung wisata religi yang sangat populer di kalangan wisatawan.

Nilai historisnya semakin kuat karena di kampung ini tercatat ada tempat-tempat ikonik seperti cagar budaya Masjid Gedhe Kauman hingga tempat-tempat bersejarah yang terkait dengan tokoh nasional sekaligus pendiri organisasi Muhammadiyah, KH Ahmad Dahlan.

4. Ziarah Makam Syekh Jumadil Kubro


Bagi kamu yang tertarik dengan tempat ziarah, cobalah berkunjung ke lereng barat Gunung Merapi, tepatnya di Pakem, Sleman.

Di sana bersemayam Syekh Jumadil Kubro, tokoh besar yang dipercaya sebagai leluhur atau kakek dari para Wali Songo.

Syekh Jumadil Kubro dipercaya juga tokoh penyebar ajaran agama Islam di Pulau Jawa. Makam ini berukuran 2,5 x 1,5 meter dengan bentuk menyerupai tugu kotak.

Selain berziarah, lokasi ini juga menawarkan ketenangan lewat pemandangan alam Gunung Merapi, terutama saat cuaca sedang cerah.

5. Kompleks Makam Raja di Imogiri


Di sisi selatan Yogyakarta, tepatnya di Imogiri, Bantul ada juga tempat ziarah kompleks makam para raja terdahulu.

Dibangun oleh Sultan Agung, kompleks seluas 10 hektar ini menjadi tempat peristirahatan terakhir raja-raja Kasunanan Surakarta dan Kasultanan Yogyakarta.

Lokasinya sengaja dibuat menanjak tinggi karena adanya kepercayaan bahwa arwah leluhur semestinya berada di tempat yang tinggi.

Pastikan fisik kamu prima untuk menaiki anak tangganya.

6. Masjid Gede Mataram Kotagede


Masih di daerah selatan Yogyakarta, tepatnya di Banguntapan Bantul, terdapat masjid tertua di Yogyakarta yang diperkirakan sudah berdiri sejak tahun 1640 pada masa Sultan Agung.

Desain bangunan di Masjid ini memadukan arsitektur Hindu dan Jawa.

Gapura dan tembok pagar yang mengelilingi masjid ini arsitekturnya dibuat menyerupai Pura Hindu.

Sedangkan untuk bangunan masjidnya dibangun dengan arsitektur Jawa.

Saat berkunjung ke Masjid Kotagede, kamu akan menemukan beragam bangunan mulai dari gapura, mimbar, serambi, tugu peringatan, hingga makam.

Uniknya, sebelum menapakkan kaki di area serambi, kamu akan melewati sebuah kolam ikan saat masuk area masjid.

Baca Juga: Catcalling Bukan Pujian: Stop Normalisasi Gangguan di Jalan

Jangan lewatkan juga untuk melihat bedug tua berdiameter 1 meter di serambi masjid yang konon merupakan pemberian dari Sunan Kalijaga.

7. Desa Santri di Dusun Mlangi


Dusun Mlangi yang terletak di Desa Nogotirto, Sleman, dikenal luas dengan sebutan "Desa Para Santri" karena banyaknya pesantren dan ribuan santri yang menuntut ilmu di sana.

Suasana di desa ini begitu religius dan tenang, sangat cocok bagi Anda yang ingin menepi dari keramaian kota.

Di sini pula terdapat makam Kyai Nur Iman, tokoh penting penyebar agama Islam yang makamnya kerap didatangi peziarah.

Itulah deretan destinasi wisata religi yang bisa menjadi pilihan bermakna untuk mengisi libur Long Weekend Isra Mikraj tahun ini. Selamat berlibur! (Aqbil Faza Maulana)

 

Editor : Meitika Candra Lantiva
#rekomendasi #long weekend #Yogyakarta #isra miraj #Wisata Religi Islami di Yogyakarta #tradisi #Isra Miraj 2026 #destinasi wisata religi