Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Pagergunung Rockland Permata Baru Dikelilingi Lima Gunung, setelah Muncak Bisa Nikmati Lembah Telomoyo

Naila Nihayah • Minggu, 15 Juni 2025 | 12:50 WIB

 

Pagergunung Rockland bisa menjadi alternatif wisata saat berkunjung ke Kabupaten Magelang.   
Pagergunung Rockland bisa menjadi alternatif wisata saat berkunjung ke Kabupaten Magelang.  

 

 

MUNGKID - Lembah Gunung Telomoyo di Kabupaten Magelang kini tak hanya menjadi pintu masuk bagi para pendaki dan pencinta alam. Tetapi juga menawarkan sebuah permata baru yang sedang naik daun: Pagergunung Rockland.

Terletak di Desa Pagergunung, Ngablak, destinasi ini menawarkan pengalaman wisata alam dengan kemasan kekinian yang kental. Meski masih berstatus soft opening sejak 1 April 2025, kawasan wisata ini telah berhasil mencuri perhatian ribuan pelancong.

Sebab keberadaannya dikelilingi oleh gugusan pegunungan. Seperti Telomoyo, Andong, Merbabu, Sindoro, hingga Sumbing. Keberadaan Pagergunung Rockland menjelma menjadi penyangga sempurna bagi para pelancong yang baru saja turun dari puncak Telomoyo.

Pengelola Pegergunung Rockland Magelang Mul Budi Santoso mengutarakan, destinasi ini menjadi penyangga wisata Gunung Telomoyo. "Setelah muncak, kami ingin pengunjung tidak langsung pulang. Mereka bisa mampir dan menikmati suasana di lembah ini," paparnya, Jumat (13/6).

Dulunya, kawasan ini dikenal sebagai Embung Sekembang, infrastruktur penampung air milik Pemerintah Desa Pagergunung. Namun, keindahan alam yang mengelilingi embung ini tak pelak memunculkan ide besar.

Karena itu, muncul inisiatif untuk mengubahnya menjadi kawasan wisata berbasis alam dan pemberdayaan masyarakat.

Lahir lah Pagergunung Rockland, nama yang mengacu pada karakter geografis kawasan ini yang berbatu serta berbatasan dengan Desa Seloprojo (selo: batu, projo: kerajaan). "Motivasinya sederhana: supaya bisa menambah PAD desa dan membuka lapangan kerja bagi warga," terang Bodrek, sapaan akrabnya.

Antusiasme masyarakat pun tak terbendung. Para pemuda kini memiliki pekerjaan dan masyarakat yang tergabung dalam kelompok sadar wisata (pokdarwis) mulai membuka lapak makanan dan minuman di sekitar lokasi. Sebuah ekosistem wisata yang tumbuh dari bawah.

Salah satu magnet utama Pagergunung Rockland adalah menara pandang Sekembang Skylight, struktur tiga lantai yang berdiri kokoh di tengah embung. Dari ketinggiannya, wisatawan dapat menikmati panorama 360 derajat yang luar biasa, terutama saat matahari mulai tenggelam.

 

Pagergunung Rockland bisa menjadi alternatif wisata saat berkunjung ke Kabupaten Magelang.   
Pagergunung Rockland bisa menjadi alternatif wisata saat berkunjung ke Kabupaten Magelang.  

Sunset di kawasan ini disebut-sebut sebagai salah satu yang terbaik, terutama di musim cerah antara Juni hingga September. Tak kalah menarik, terdapat wahana bumperboat, semacam permainan bom-bom car di atas air yang kini mulai digandrungi.

"Wahana ini jadi viral, terutama karena anak-anak muda suka main dan berbagi pengalaman lewat video," ujar dia.

Selain itu, ada wahana lain yang ditawarkan. Seperti kolam renang, yang bakal di-upgrade jadi kolam air hangat. Lalu, ada pula area camping ground, kamera boat 540 derajat, hingga layanan video skydrone untuk dokumentasi estetik dari udara.

Bodrek menyebut, animo terhadap camping juga cukup tinggi. Bahkan, pada Juli mendatang, pengelola sudah mendapat hampir 800 reservasi untuk berkemah di Pagergunung Rockland. Adapun fasilitas camping-nya dibanderol mulai dari Rp 225 ribu per tenda, sedangkan area camping, dan campervan mulai Rp 50 ribu dan Rp 100 ribu.

Dengan harga tiket masuk Rp 15 ribu per orang, wisatawan sudah bisa mengeksplorasi kawasan ini seharian penuh. Wahana tambahan seperti Sekembang Skylight dibanderol Rp 10 ribu, bumperboat Rp 25 ribu untuk 10 menit, dan kamera boat Rp 15 ribu.

Bagi pencinta konten visual, paket video skydrone tersedia mulai Rp 10 ribu hingga Rp 250 ribu. Untuk mendukung kenyamanan, pengelola juga menyediakan toilet dan musala yang bersih. Sementara jam operasional dibuka mulai pukul 08.00 hingga 20.00.

Saat ini, Pagergunung Rockland mencatat angka kunjungan 7.000–8.000 wisatawan per bulan. Angka yang cukup impresif untuk tempat wisata yang belum resmi grand opening. Target jangka pendek mereka: 20 ribu kunjungan per bulan.

Untuk mencapainya, sejumlah inovasi disiapkan. Salah satu yang akan segera diluncurkan adalah wahana gokart offroad, kendaraan mini yang aman dan stabil untuk menjelajah area tidak beraspal. "Ini bukan hanya tentang membangun wisata, tapi juga tentang menggerakkan ekonomi desa dan menciptakan ruang kreativitas bagi warga," tandasnya.

Dengan pesonanya yang terus berkembang dan semangat kolaborasi dari masyarakat desa, Pagergunung Rockland berpotensi besar menjadi destinasi unggulan baru, tak hanya di Magelang, tapi juga di Jawa Tengah. (aya/pra)

Editor : Heru Pratomo
#muncak #Magelang #merbabu #SINDORO #Pagergunung #ngablak #lembah #Telomoyo #Andong #Sumbing #gunung