Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Tren Cenderung Bergeser ke Frame Sepeda Balap

Gregorius Bramantyo • Sabtu, 4 November 2023 | 14:30 WIB

Photo
Photo

RADAR JOGJA - Tren sepeda fixie sendiri sekarang sudah tidak se-booming seperti era 2009-2011. Namun khusus untuk rider, beberapa masih ada grup yang eksis dan mempertahankan hobi dan lifestyle. "Kecenderungan beberapa rider fixie beralih ke velo cross, track, race, hingga touring. Dengan bahan frame sepeda balap atau frame setipe," jelas mekanik dan bicycle enthusiast Nara Hatmayuardi Jumat (27/10). 

Dia menyebut, untuk kelas atau bentuk sepedanya sekarang sudah sangat jauh ragamnya. Dari yang awal booming, tipe fixie saat ini terlihat serupa dengan track bike atau time trial. Dengan frame alloy atau carbon dan velg palang bermerek yang tentunya terlihat mewah. Hal itu dia amati saat acara Jogja Last Friday Ride (JLFR). "Untuk versi medium-low end sih masih ada juga, namun tidak banyak seperti circle high end," ungkapnya.

Seingat Nara, pehobi sepeda fixie  era 2011-2012 lebih suka hunting frame, hunting part, dan mengubah atau merakit dahulu dari nol. Karena produsen sepeda masih belum banyak yang menyediakan sepeda full bike fixie.

Sebelum pandemi dan setelah pandemi sendiri mulai bermunculan merk luar, lokal, dan Asia (Taiwan) yang sudah membuat fullbike dengan beragam pilihan. Hal itulah yang menggiring masyarakat lebih memilih membeli yang sudah jadi. Terutama untuk para newbie.
"Namun untuk para penggila lebih memilih barang atau part jadi untuk di mix match supaya lebih gaya dan eye catching," tuturnya.

Untuk merakit sendiri, biaya yang diperlukan tergantung pada kebutuhan, keinginan, dan peruntukannya. Untuk jenis medium-high sendiri berkisar Rp 2 juta hingga puluhan juta. Alakadarnya dengan frame balap seadanya saja pun bisa, kisaran Rp 800 ribu sampai Rp 1 juta dengan barang bekas yang diperbaiki tentunya. "Toh intinya frame balap dengan single gear, di mana gear belakang mati, tidak bisa diputar ke belakang," ujarnya.

Lamanya waktu perakitan sepeda fixie pun bervariasi. Ada banyak faktor yang mendasari lamanya waktu perakitan. Misalnya hunting part yang memakan waktu lama. Karena part harus sesuai dengan kemauan pemesan. "Kalau part sudah ada semua, satu hari jadi. Kalau ada pengecatan, tanpa studio cat, bisa jadi lima sampai tujuh hari," kata Nara. (tyo/eno)

Editor : Satria Pradika
#lifestyle #sepeda unik #sepeda fixie