Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Nikmatnya Kuliner Tempoe Doeloe di Moerni 78 Legendaris Jogja

M
Aneka menu Kedai Es Moerni 78 di Jalan Tukangan No. 45, Tegal Panggung, Danurejan, Kota Jogja. (Instagram/@moerni 78)
Aneka menu Kedai Es Moerni 78 di Jalan Tukangan No. 45, Tegal Panggung, Danurejan, Kota Jogja. (Instagram/@moerni 78)
 
RADAR JOGJA – Jogjakarta punya segudang cerita kuliner melegenda. 
 
Meski makanan kekinian dari berbagai belahan dunia sedang populer dan mulai menjamur di Jogjakarta. 
 
Namun kuliner tradisional tempo dulu masih ditemukan di Kota Gudeng ini. Bahkan masih banyak tempat makan yang mempertahankan pesonanya. 
 
Hidangan tradisional khas dari masa lalu, bahkan dekorasi ruangan yang masih mengadopsi bentuk-bentuk lama, masih dijumpai di Kota Pelajar ini. 
 
 
Salah satu restoran bersejarah yang wajib kamu datangi adalah Moerni 78. Moerni 78 terletak di Jalan Tukangan No 45, Tegal Panggung, Kecamatan Danurejan, Kota Jogja.

Bangunan restoran ini berada di pinggir jalan raya. Desain arsitekturnya unik bak kafe tempo dulu, ditambah dengan elemen retro di tulisan nama "Moerni 78".
 
Nuansa vintage langsung terasa ketika tiba di sana. Warung ini menawarkan hidangan es serut yang bervariasi dan hidangan tradisional otentik dari masa lalu.

Menu favorit di Moerni 78 adalah Bestik Komplit dan Es Teler yang menggoda selera. 
 
 
Bestik Komplit adalah hidangan tempo dulu yang sempurna untuk pencinta daging.
Dalam satu piring, terdapat irisan daging sapi yang lembut, dengan bumbu saus asam manis yang khas. 
 
Semua ini disajikan bersama dengan kentang, telur ceplok, wortel, buncis yang menciptakan kombinasi memuaskan.
 
Tak kalah menggoda adalah Es Teler mereka yang segar dan lezat. Es Teler adalah minuman khas Indonesia yang menggabungkan potongan buah-buahan seperti kelapa muda, alpukat, nangka, dan tape ketan yang disajikan dengan es serut dan sirup manis.
 

Tak hanya hidangan dan minuman tersebut, Moerni 78 memiliki berbagai menu lainnya seperti Es Durian, Es Roti Kelapa Muda, Es Roti, Es Burjo, Es Burjo Komplit, Es Dawet, Es Dawet Komplit, Es Kelapa Muda Susu, Es Cincau Brown dan Es Cincau Pink.

Apabila kamu tidak menyukai minuman yang bersantan, ada pula aneka menu es lainnya seperti Es Campur, Es Setup Nanas, Es Kelapa Muda Jeruk Nipis, Es Kelapa Muda Lychee, dan Es Buah.

Selain Bestik Komplit, makanan tempo dulu yang dapat menjadi pilihan adalah Chickstik Komplit, Nasi Bakmoy Ayam, Lontong Opor Ayam, Nasi Opor Ayam, Gado-Gado Lontong, Mie Yamin, Nasi Pecel, Nasi Rawon Ayam hingga Pempek.
 

Harga yang ditawarkan juga cukup terjangkau yakni dengan harga mulai dari Rp 2.000 - Rp 24.000.
 
Bagi kamu yang ingin mengunjungi kedai makan ini, Moerni 78 buka mulai pukul 09.00-21.00 WIB setiap harinya.
 
Dengan hidangan yang beragam serta mengusung tempo dulu, Moerni 78 menghadirkan pengalaman kuliner yang tak terlupakan, memadukan rasa autentik dengan nuansa retro yang unik di tempat ini. (Erlika Yusfiarista)
 

Advertisement
Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar JogjaIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Bolosego Diserbu Review Bintang 1 Serentak, Warganet Ramai-Ramai Beri Dukungan

Bolosego Diserbu Review Bintang 1 Serentak, Warganet Ramai-Ramai Beri Dukungan

Bolosego mendadak diserbu review bintang satu di sejumlah cabang. Diduga terjadi review bombing, warganet dan pelanggan pun ramai-ramai memberikan dukungan.

Sudah Kantongi Izin Keraton, Niat Usaha Food Truck di Alkid Malah Kandas Ditagih Pungli

Sudah Kantongi Izin Keraton, Niat Usaha Food Truck di Alkid Malah Kandas Ditagih Pungli

Keraton Yogyakarta menyayangkan pembatalan operasional food truck di Alun-Alun Kidul akibat dugaan pungli. Pihak Keraton menegaskan izin resmi sudah terbit dan meminta pihak berwenang mengusut tuntas.

Kipo, Jajanan Tradisional Khas Kotagede yang Punya Cerita Unik di Balik Namanya

Kipo, Jajanan Tradisional Khas Kotagede yang Punya Cerita Unik di Balik Namanya

Kipo merupakan jajanan tradisional khas Kotagede, Yogyakarta, yang terbuat dari tepung ketan berisi enten-enten kelapa dan gula Jawa serta memiliki cerita unik di balik namanya.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer