Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Legendaris! Miedes Bu Yanti, Kuliner Khas Pundong Sejak 1982

M

 

LEGENDARIS: Mie des Bu Yanti sudah terkenal sejak tahun 1982, lokasinya di Monggang, Srihardono, Pundong, Bantul. (Ig info dhahar Jogja)
LEGENDARIS: Mie des Bu Yanti sudah terkenal sejak tahun 1982, lokasinya di Monggang, Srihardono, Pundong, Bantul. (Ig info dhahar Jogja)

 


Advertisement

 

RADAR JOGJA – Berlibur ke Jogjakarta rasanya belum afdol jika tidak menjelajahi kulinernya. Jogjakarta salah satu kota yang terkenal dengan keberagaman kuliner khas Jawa.

Tentu, ini tidak bisa terlewatkan. 

Advertisement

Selain gudeg khas Jogja, di wilayah Selatan Jogja, tepatnya Kabupaten Bantul juga memiliki makanan khas yang wajib dicoba. Namanya, miedes.

Miedes kepanjangan dari mie pedes. Tapi ada juga yang menyebutnya mie pedes ndeso. 

Advertisement

Nah, Miedes Bu Yanti salah satu rekomendasi kuliner karena legendaris. Lokasinya di Padukuhan Monggang, Desa Srihardono, Kecamatan Pundong, Bantul.

 

Sejarah Miedes Bu Yanti

Bukan main, cikal bakal miedes konon dipelopori oleh keluarga Bu Yanti. Yakni, ibu kandung dari Bu Yanti.

Pemegang generasi pertama miedes yang merupakan ibu kandung Bu Yanti itu mengembangkan usahanya sejak 1965. Selanjutnya diteruskan ke Bu Yanti sejak 1982 hingga sekarang.

Berbahan Dasar Ketela, Pertama Kali di Indonesia

Miedes Bu Yanti yang legendaris ini bahan dasar mie-nya dari ketela. Dikatakan saat itu, baru yang pertama di Indonesia. 

Dengan cita rasa legendaris ini, miedes Bu Yanti siap menggoyangkan lidah penikmatnya. 

 

Rasanya Legendaris, Beda Tangan Beda Rasa

Rasa legendaris itu bersifat “Tanganan” atau yang artinya, beda tangan bisa beda rasa meskipun takaran dari racikan bumbunya sama.

Namun berkat resep ibunya itu, usaha yang Bu Yanti bangun bisa bertahan hingga saat ini.

Harga

Mulanya, harga yang dibandrol ketika awal berdiri hingga mie-nya berkembang miedes hanya dibanderol Rp 2.000 – Rp 5.000 per porsi.

Namun, seiring perubahan zaman tentu harga pokok ikut naik. Tetapi jangan khawatir dompet ikut kosong.

Sebab, miedes sekarang tergolong memiliki harga yang terjangkau. Yakni, berkisar dari Rp 9.000 untuk porsi normal dan Rp 12.000 untuk porsi jumbo.

Terkenal hingga Diundang TV

Miedes Bu Yanti ini bahkan pernah diundang langsung ke acara televisi Hitam Putih pada 2019 lalu. Berkat ketenarannya, banyak wisatawan yang berkunjung ke Jogjakata untuk mencoba Miedes Bu Yanti.

Bahkan para pembeli rela antre terlebih jika datang ke warung malam hari.

 

Jam Buka

Warung ini buka setiap hari dengan dua waktu operasional yang berbeda. Mulai pukul 11.00 WIB sampai pukul 16.00 WIB dan pukul 17.00 WIB hingga 24.00 WIB.

Lokasinya Ndeso, Sejuk dan Asri

Meskipun, lokasi Miedes Bu Yanti ini tidak berada di tengah-tengah kota, melainkan masuk di dalam desa (ndeso). Tidak perlu risau, sebab warung ini berada di desa yang asri bahkan kalian dapat menikmati udara desa yang sejuk.

Menyantap miedes sembari rehat sejenak dari hingar-bingar kepadatan kota perlu kalian coba. Apalagi dengan suguhan pemandangan hijau-hijauan yang asri menambah nikmatnya suasana. (Erlika Yusfiarista)

 

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar JogjaIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Bolosego Diserbu Review Bintang 1 Serentak, Warganet Ramai-Ramai Beri Dukungan

Bolosego Diserbu Review Bintang 1 Serentak, Warganet Ramai-Ramai Beri Dukungan

Bolosego mendadak diserbu review bintang satu di sejumlah cabang. Diduga terjadi review bombing, warganet dan pelanggan pun ramai-ramai memberikan dukungan.

Sudah Kantongi Izin Keraton, Niat Usaha Food Truck di Alkid Malah Kandas Ditagih Pungli

Sudah Kantongi Izin Keraton, Niat Usaha Food Truck di Alkid Malah Kandas Ditagih Pungli

Keraton Yogyakarta menyayangkan pembatalan operasional food truck di Alun-Alun Kidul akibat dugaan pungli. Pihak Keraton menegaskan izin resmi sudah terbit dan meminta pihak berwenang mengusut tuntas.

Kipo, Jajanan Tradisional Khas Kotagede yang Punya Cerita Unik di Balik Namanya

Kipo, Jajanan Tradisional Khas Kotagede yang Punya Cerita Unik di Balik Namanya

Kipo merupakan jajanan tradisional khas Kotagede, Yogyakarta, yang terbuat dari tepung ketan berisi enten-enten kelapa dan gula Jawa serta memiliki cerita unik di balik namanya.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer