Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mainan Jadul 3D View Master Sudah Tergolong Barang Antik bagi Kolektor

D
Penulis: Delima Purnamasari❯
Rasyiiq Khairullah alias Bopy dengan koleksi mainan jadulnya. Delima Purnamasari/Radar Jogja
Rasyiiq Khairullah alias Bopy dengan koleksi mainan jadulnya. Delima Purnamasari/Radar Jogja

SLEMAN - 3D View Master adalah mainan jadul berupa alat teropong untuk melihat gambar transparan berukuran melingkar yang menciptakan ilusi tiga dimensi. Mainan ini terdiri dari teropong penglihat dan dipadukan piringan gambar yang bisa digerakan.

Advertisement

Salah seorang kolektor mainan jadul Rasyiiq Khairullah bercerita, belum lama ini baru saja menjual 3D View Master koleksinya yang dia peroleh dari Jakarta. Saat itu dia mengaku membeli koleksi mainan secara borongan dan salah satu itemnya adalah 3D View Master hanya saja tanpa piringannya.

Advertisement

Barang itu kemudian dilepas seharga Rp 35.000 pada rekannya yang sesama kolektor. Dia akui harga darinya memang di bahwa harga pasaran yang sudah di atas angka Rp 100.000.

"Aku sendiri memang suka mainan-mainan jadul. Kalau ada yang minat dan suka lalu laku segitu, aku kasih," kata pria yang akrab disapa Bopy ini saat ditemui di kediamannya, Jumat (4/9/2026). 

Mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) ini menilai, 3D View Master ini memang sudah tergolong barang antik dan layak dikoleksi karena sudah sulit ditemukan. Bentuknya juga khas seperti kaca mata.

Kelangkaan barang unik jadi nilai tersendiri karena banyak anak muda kini sudah tidak tahu mainan ini. Kemungkinan yang mengenali dia sebut adalah angkatan di bawah tahun 2000. Untuk itu walau disebut mainan, tidak serta-merta peminatnya adalah anak-anak. Justru banyak di antaranya adalah orang dewasa atau orang tua yang sebenarnya ingin bernostalgia dengan mainannya di zaman dahulu.

Para kolektor yang mau mencari barang ini dia menilai pasti bisa menemukan. Hanya saja kebanyakan memang sudah kondisi bekas tanpa bungkusnya, jadi tidak baru lagi. Hal ini dia buktikan saat menyelami produk lewat media sosial, seperti Facebook.

"Pembeli itu tetap dilihat lagi dengan kondisi sama harganya memungkinkan tidak atau masih belum cocok," katanya. 

Ketika seseorang ingin memberi 3D View Master sebagai koleksi dia sebut ada berbagai hal yang perlu diperhatikan. Utamanya harus mengecek lensa 3D view-nya lalu kokang atau tombol untuk menggerakkan piringan gambar karena banyak yang sudah tidak berfungsi.

Jika ragu-ragu bisa dibongkar untuk melihat kondisi per atau pegasnya, karena dia nilai tak jarang yang dalam kondisi karatan dan perlu diganti. Kondisi-kondisi ini yang dia sebut sangat memengaruhi harga mainan bekas. Semakin kondisinya baik maka harganya bisa jauh lebih mahal.

"Takutnya itu beli enggak dicek, lalu pas dicoba gambarnya itu enggak keluar," ujarnya.

Pria 22 tahun ini menyamakan 3D View Master layaknya kamera yang memiliki rol film. Ketika nanti ditekan maka akan berputar menunjukkan gambar. Untuk gambarnya juga disesuaikan dengan cakram yang ada.

Bisa jadi pemandangan desa, kota, atau apa pun termasuk gambar aneka binatang yang memang sangat beragam. "Kalau waktu dipakai itu memang terkesan 3D. Jadi keliatan gambarnya nyata," tambah Bopy. (del/laz) 

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar JogjaIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Long Weekend Hari Kemerdekaan, Pengunjung Melonjak, PAD Pariwisata Gunungkidul Tembus Rp 47 Miliar

Long Weekend Hari Kemerdekaan, Pengunjung Melonjak, PAD Pariwisata Gunungkidul Tembus Rp 47 Miliar

Ledakan kunjungan wisatawan saat long weekend HUT ke-81 Kemerdekaan RI ikut mengerek pendapatan asli daerah (PAD) Gunungkidul sektor pariwisata. Hingga 18 Agustus 2026, retribusi pariwisata telah mencapai Rp 47 miliar.

Long Weekend, Okupansi Hotel di DIY Tak Capai Target: Banyak Wisatawan Beralih Akomodas Lebih Murah

Long Weekend, Okupansi Hotel di DIY Tak Capai Target: Banyak Wisatawan Beralih Akomodas Lebih Murah

Target okupansi hotel di DIY selama momentum long weekend HUT ke-81 Kemerdekaan RI meleset. Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) DIY mencatat tingkat okupansi belum mampu mencapai target yang ditetapkan 80..

Parkir Liar di Jalan Pasar Kembang Diduga Difasilitasi Oknum Jukir, Ratusan Kendaraan Ditilang selama Long Weekend

Parkir Liar di Jalan Pasar Kembang Diduga Difasilitasi Oknum Jukir, Ratusan Kendaraan Ditilang selama Long Weekend

Satuan Lalu lintas (Satlantas) Polresta Jogja menindak 245 pelanggar parkir liar di Jalan Pasar Kembang (Sarkem) selama libur panjang 14-16 Mei 2026. Maraknya pelanggaran diduga turut difasilitasi oknum juru parkir..

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer