Di balik megahnya Candi Prambanan, ada mitos yang membuat sebagian pasangan berpikir dua kali sebelum berkunjung.
Konon, mereka yang datang ke sini bersama kekasih akan segera berpisah.
Cerita ini berakar dari legenda terkenal Roro Jonggrang dan Bandung Bondowoso, kisah cinta yang berakhir dengan kutukan.
Dahulu, di tanah Jawa berdiri dua kerajaan Pengging dan Prambanan.
Raja Prambanan, Prabu Baka, dikenal sebagai raksasa kejam namun memiliki putri jelita, Roro Jonggrang.
Setelah Prabu Baka dikalahkan oleh Raden Bandung yang kemudian dikenal sebagai Bandung Bondowoso sang pangeran jatuh cinta kepada Roro Jonggrang.
Menolak lamaran pembunuh ayahnya, Roro Jonggrang memberi syarat seribu candi dalam satu malam.
Bandung hampir berhasil, tapi sang putri menipu dengan membuat ayam berkokok sebelum waktu selesai.
Marah besar, Bandung mengutuknya menjadi batu arca yang kini dikenal sebagai Candi Roro Jonggrang di kompleks Candi Prambanan.
Sejak itu, masyarakat percaya bahwa cinta di Prambanan tak akan bertahan lama.
Banyak pasangan datang untuk membuktikan mitos ini ada yang menganggapnya sekadar legenda, ada pula yang memilih tak mengambil risiko.
Namun bagi para wisatawan, kisah ini justru menambah daya tarik Prambanan.
Di balik relief megah dan cahaya senja yang jatuh di antara candi, legenda Roro Jonggrang tetap hidup menjadi bagian tak terpisahkan dari pesona budaya dan misteri cinta tanah Jawa.
Penulis : Arsy Apriliany Munawaroh