RADAR MALIOBORO – Roti merupakan salah satu makanan yang sering dikonsumsi masyarakat di seluruh dunia, roti tawar salah satunya.
Namun, tahukah Anda klip pembungkus atau penjepit roti tawar menunjukkan kapan roti itu dipanggang dan kadaluwarsa.
Pun, pernahkah Anda memperhatikan bahwa terdapat berbagai warna penjepit pada bungkus roti tawar yang ada di supermarket ataupun toko kue tersebut?
Ternyata, warna jepitan roti tersebut bukan hanya hiasan, tetapi ada arti khusus pada setiap warna penjepit roti yang berhubungan dengan masa produksi dari roti itu sendiri.
Ternyata warna penjepit roti juga mencantum tanggal produksi dan tanggal kedaluwarsa.
Sistem penandaan warna pada jepitan roti yang umum digunakan oleh produsen roti ini, memiliki beberapa tujuan utama, seperti meningkatkan efisiensi, memudahkan rotasi stok, dan yang pasti sebagai informasi untuk para konsumen.
Hal ini dapat mempermudah karyawan supermarket atau toko roti jika mengetahui tanggal produksi. Sehingga karyawan tersebut dapat menempatkan roti yang lebih tua ke depan dan dapat terjual.
Konsumen juga dipastikan akan selalu mendapatkan roti yang segar.
Selain itu, perbedaan warna pada jepitan roti akan mempermuudah karyawan dalam proses pengecekan dan pernyotiran roti, sehingga lebih mudah dan cepat dalam bekerja.
Walaupun tidak semua konsumen yang tahu tentang hal ini, tetapi bagi konsumen yang sadar warna jepitan roti akan menjadi panduan dalam memilih roti yang sesuai dengan preferensi mereka.
Setiap warna klip pembungkus roti tawar itu mewakili hari produksi yang berbeda.
Berikut merupakan arti umum dari warna penjepit roti:
1. Biru: Roti diproduksi pada hari Senin
2. Hijau: Roti diproduksi pada hari Selasa
3. Merah: Roti diproduksi pada hari Kamis
(Putri Gesa Yanuarizki)