RADAR JOGJA - Dewa United dipaksa takluk dalam pertandingan leg pertama perempat final AFC Challenge League 2025/26 melawan Manila Digger FC.
Berlangsung di Rizal Memorial Stadium, Kamis (5/3) malam, Banten Warriors takluk dengan skor tipis 1-0 atas tim asal Filipina tersebut.
Gol tunggal Kenji Nishioka di babak pertama sudah cukup bagi tuan rumah untuk memastikan keunggulan di leg pertama.
Bola umpan dari Pa Ousman Gai ke arah kenji yang berdiri bebas di sisi kiri penyerangan langsung melepaskan tembakan yang terarah untuk menjebol gawang Dewa United yang dijaga Sonny Stevens pada menit ke-21.
Tuan rumah terus menekan namun tembakan Ousman masih bisa digagalkan Stevens.
Dewa United yang tertinggal coba meningkatkan intensitas serangan namun belum membuahkan hasil.
Beberapa perubahan dilakukan Banten Warriors di babak kedua. Meskipun terus menekan, tim besutan Jan Olde Riekerink belum membuahkan hasil.
Tercatat, di babak kedua Dewa United mampu melepaskan delapan tembakan dengan tiga diantaranya on target namun tidak berbuah hasil.
Skor 1-0 untuk keunggulan Manila Digger bertahan.
Patut kita ketahui, Rizal Memorial Stadium merupakan sebuah lapangan dengan rumput sintetis dan Dewa United memang tidak terbiasa dengan rumput sintetis.
Namun, jelang pertandingan ini, kapten Banten Warriors, Ricky Kambuaya mengatakan perbedaan rumput bukanlah sebuah alasan untuk tidak mengincar tiga poin.
“Untuk bermain di lapangan buatan di sini saya sudah beberapa kali, tiga atau empat kali dan saya rasa bukan baru untuk saya,” imbuhnya.
“Jadi saya rasa kami bisa menampilkan hasil yang terbaik saya dan teman-teman untuk pertandingan,” jelasnya.
Dewa United juga masih memiliki leg kedua untuk membalikkan keadaan. Banten Warriors akan menjamu Manila Digger sepekan kemudian.
Editor : Satria Putra Sejati