Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Harga Telur Ayam Merosot Gegara Stok Melimpah

A
Penulis: Anom Bagaskoro❯
RAPI: Pedagang telur di Pasar Desa Sentolo menata dagangannya - ANOM BAGASKORO/RADAR JOGJA
RAPI: Pedagang telur di Pasar Desa Sentolo menata dagangannya - ANOM BAGASKORO/RADAR JOGJA

Advertisement

KULON PROGO - Komoditas telur ayam di Bumi Binangun mengalami penurunan harga drastis. Hal ini dipicu kenaikan jumlah stok di pasaran, akibat minimnya peminat, terutama di masa menjelang Idul Adha.

Salah satu pedagang sembako di Pasar Desa Sentolo Fitri Mirani mengaku penurunan harga telur telah terjadi selama beberapa pekan. Idealnya harga telur dibanderol Rp 30 ribu dalam kondisi stabil. Namun, harga telur secara bertahap justru mengalami penurunan.

"Seminggu lalu, harganya masih Rp 28 ribu, sekarang sudah Rp 28 ribu per kilogram," ucap Fitri, saat ditemui di lapaknya, Kamis (14/5).

Advertisement

Fitri menyampaikan, komoditas telur di beberapa wilayah di Bumi Binangun berasal dari peternak lokal, seperti di Kapanewon Lendah atau Pengasih.

Penurunan harga telur, disinyalir akibat melimpahnya stok dari peternak. Banyak peternak yang menambah produksi telur. Padahal kondisi ekonomi saat ini menurunkan daya beli masyarakat. Penurunan daya beli masyarakat dinilai akibat pola konsumsi yang berubah.

Advertisement

Kendati mengalami penurunan, harga telur diprediksi akan mengalami kenaikan saat Idul Adha nanti. Mengingat setelah Idul Adha kegiatan masyarakat seperti pernikahan akan banyak dijumpai. Kebanyakan kegiatan itu akan mengonsumsi komoditas telur dalam skala besar. Alhasil, permintaan kembali stabil dan perlahan mengerek harga.

Kondisi serupa juga dirasakan pedagang Pasar Wates Tabah Prayitno. Harga komoditas telur yang dibawah harga stabil telah terjadi selama tiga pekan terakhir. Harga telur dianggap mengalami fluktuasi mulai dari Rp 25 ribu menjadi Rp 27 ribu. Namun, rata-rata harga telur selama tiga pekan berkisar Rp 25 ribu.

"Wajarnya harga telur Rp 30 ribu, ini masih di bawah itu," ungkapnya.

Menurutnya penurunan harga disebabkan oleh melimpahnya stok dari peternak. Hal ini berbeda dengan minat pasar yang cenderung stabil. Alhasil, hukum pasar pun terjadi, harga mengalami penurunan. Kondisi itu tak membuat Tabah mengurangi stok telur dagangannya. Lantaran, harga telur dapat mengalami kenaikan. Di samping itu, kebanyakan pelanggannya merupakan pemilik usaha rumah makan yang cenderung melakukan pembelian stabil. (gas)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar JogjaIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Harga Telur Anjlok, Harga Daging Ayam Justru Melambung Tinggi

Harga Telur Anjlok, Harga Daging Ayam Justru Melambung Tinggi

Harga sejumlah komoditas di Pasar Wates mengalami perubahan sepanjang Agustus 2026 ini.  Paling mencolok pada komoditas telur ayam yang mengalami penurunan harga. Sedangkan harga daging ayam dan sapi justru mengalami..

Harga Telur Anjlok Bukan Semata karena Pakan Mahal, Pengamat UGM Soroti Dinamika Oversupply

Harga Telur Anjlok Bukan Semata karena Pakan Mahal, Pengamat UGM Soroti Dinamika Oversupply

Anjloknya harga telur ayam di tingkat peternak yang terjadi saat ini, tidak semata-mata disebabkan tingginya harga pakan. Persoalan yang lebih mendasar justru berada pada ketidakseimbangan antara produksi dan kemampuan..

Harga Telur Anjlok Bukan Karena Over Populasi Ayam Petelur, Dispertapa Kulon Progo Beberkan Penyebabnya!

Harga Telur Anjlok Bukan Karena Over Populasi Ayam Petelur, Dispertapa Kulon Progo Beberkan Penyebabnya!

Penurunan harga telur selama beberapa bulan terakhir, membuat sejumlah peternak di Kulon Progo terancam gulung tikar.  Dinas Pertanian dan Pangan (Dispertapa) Kulon Progo memastikan penurunan harga telur bukan...

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer