Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Remontada Atalanta di Bergamo Sukses Besar Melawan Borussia Dortmund, Palladino: Ini Malam Yang Tak Terlupakan

Satria Putra Sejati • Kamis, 26 Februari 2026 | 09:48 WIB

Selebrasi pemain Atalanta dalam kemenangan atas Borussia Dortmund di Liga Champions
Selebrasi pemain Atalanta dalam kemenangan atas Borussia Dortmund di Liga Champions

RADAR JOGJA - Atalanta berhasil mengeksekusi penalti di menit kedelapan waktu tambahan setelah peninjauan video untuk mengalahkan Borussia Dortmund 4-1 dan mengamankan tempat di babak 16 besar Liga Champions pada Kamis (26/2) dini hari.

Penalti Lazar Samardzic memastikan kemenangan dramatis 4-3 secara agregat untuk Atalanta, memastikan masih akan ada perwakilan Italia di kompetisi klub top Eropa.

Waktu tambahan hampir berakhir ketika kesalahan kiper Dortmund Gregor Kobel memungkinkan Atalanta untuk melancarkan satu serangan terakhir, setelah tiga menit waktu tambahan yang diberikan telah dimainkan.

Sebuah umpan silang ke dalam kotak penalti hampir mencapai kepala Nikola Krstovic ketika bek Dortmund Ramy Bensabaini menendang bola dan mengenai kepala pemain pengganti Atalanta tersebut, menyebabkan luka berdarah.

Tendangan sudut awalnya diberikan, tetapi setelah pemeriksaan VAR, penalti diberikan. Bensabaini mendapat kartu kuning kedua, dan Samardzic mengirimkan penaltinya ke sudut atas gawang, memicu adegan kegembiraan di dalam stadion di Bergamo.

Dicetak pada menit ke-7, 53 detik memasuki waktu tambahan, penalti Samardzic adalah gol regulasi terlama kedua dalam sejarah Liga Champions UEFA, dan gol regulasi terlama di babak gugur.

"Semua orang telah meremehkan kami," kata Davide Zappacosta, salah satu pencetak gol Atalanta.

"Tetapi ... kami selalu percaya dan kami tidak pernah menyerah," imbuhnya.

Tertinggal 2-0 dari leg pertama, Atalanta membalas melalui Gianluca Scamacca dan Zappacosta di babak pertama, sebelum Mario Pasalic mencetak gol ketiga pada menit ke-57 untuk membawa La Dea unggul secara agregat.

Karim Adeyemi masuk dari bangku cadangan untuk membuat skor menjadi 3-3 secara agregat, tetapi masih ada waktu untuk drama di menit-menit akhir.

"Ini malam yang tak terlupakan," kata pelatih Atalanta, Raffaele Palladino.

"mimpi yang menjadi kenyataan," tegasnya.

Rekor Italia yang selalu memiliki setidaknya satu tim di babak 16 besar sejak babak tersebut diperkenalkan kembali ke Liga Champions pada musim 2003/04 terancam setelah juara Serie A Napoli bahkan tidak lolos ke babak playoff setelah finis di posisi ke-30 dalam fase liga yang diikuti 36 tim dan Inter Milan tersingkir oleh tim kecil Norwegia Bodo/Glimt di babak playoff.

Atalanta kembali ke babak 16 besar untuk pertama kalinya sejak musim 2020/21 dan akan bermain melawan Arsenal atau Bayern Munich.

Editor : Satria Putra Sejati
#Lazar Samardzic #borussia dortmund #atalanta #liga champions #davide zappacosta #Rafaelle Palladino