RADAR JOGJA - Inter Miami sukses kalahkan Vancouver Whitecaps untuk memastikan gelar juara Major League Soccer (MLS) Cup pada Minggu (7/12) dini hari.
Lionel Messi memang tidak mencetak gol dalam laga final ini, namun pemain asal Argentina tersebut menyumbang dua assist untuk gol-gol dari Rodrigo De Paul dan Tadeo Allende.
Warisan Lionel Messi telah lama terukir ketika ia datang ke Inter Miami CF dan bergabung dengan Major League Soccer. Ia telah memenangkan Piala Dunia, memenangkan puluhan trofi, dan secara umum dianggap sebagai pemain terhebat dalam sejarah olahraga ini.
Ia tidak membutuhkan MLS Cup. Namun ia menginginkannya dan mendapatkannya.
Kemenangan itu terjadi 2,5 tahun setelah sang legenda tiba di Florida Selatan, sebuah langkah yang mengejutkan banyak penonton saat itu.
Ia menciptakan gol penentu gelar juara dengan assist pada menit ke-72 kepada Rodrigo De Paul, sebuah permainan di mana Messi mencuri bola dan mengirimkan umpan melalui celah kecil di antara barisan pertahanan Vancouver.
De Paul dengan tenang menyundulnya, menceploskannya ke pojok gawang dan Messi melompat ke udara untuk memeluknya beberapa detik kemudian, dengan senyum lebar.
Dan seiring berjalannya menit-menit akhir, para penggemar The Herons yang berpakaian merah muda berdiri, menghentakkan kaki, dan bersorak.
Messi yang mewujudkannya. Tadeo Allende mencetak gol di menit keenam perpanjangan waktu tentu saja setelah menerima assist dari Messi untuk mengubah skor menjadi 3-1.
Inter Miami menjadi tim ke-16 dalam 30 tahun sejarah liga yang memenangkan gelar MLS.
Hal ini memperpanjang rentetan kemenangan MLS, yang telah menyaksikan lima tim berbeda memenangkan kejuaraan dalam lima tahun terakhir dan delapan tim meraih gelar dalam sembilan musim terakhir dimana hanya Columbus yang menang dua kali dalam rentang tersebut.
Editor : Satria Putra Sejati