Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Van Gastel Pacu Kesiapan Tim dan Ingin PSIM Jogja Lebih Efektif dalam Bermain

FA
Para pemain PSIM Jogja saat menjalani sesi latihan rutin. (Foto: Fahmi Fahriza/Radar Jogja)
Para pemain PSIM Jogja saat menjalani sesi latihan rutin. (Foto: Fahmi Fahriza/Radar Jogja)

Advertisement

JOGJA - PSIM Jogja telah memanfaatkan jeda kompetisi untuk mengembalikan ritme permainan sekaligus mematangkan kesiapan skuad guna menghadapi Persija Jakarta, di Stadion Sultan Agung, Bantul, Sabtu (10/10/2026)

Pelatih PSIM Jean Paul Van Gastel telah memberikan program latihan kepada anak asuhnya secara intensif selama dua pekan terakhir, termasuk menggelar game internal atau simulasi pertandingan bagi para pemainnya.

Hal itu memang menjadi bagian dari persiapan Laskar Mataram menuju pertandingan melawan Persija . Setelah menyelesaikan tiga pertandingan awal Super League 2026/2027, PSIM memiliki waktu cukup panjang tanpa laga resmi untuk membenahi sejumlah aspek permainan.

Van Gastel menilai kesempatan bermain penuh penting untuk melihat kondisi para pemain secara langsung. Selain memantau kesiapan fisik, pertandingan internal itu memberi kesempatan kepada pemain yang belum banyak memperoleh menit bermain pada laga resmi.

"Sangat penting untuk melihat semua pemain bermain selama 90 menit penuh, dan bisa mempertahankan intensitasnya," ujar Van Gastel, Jumat (9/10/2026).

Advertisement

Jeda kompetisi dimanfaatkan tim pelatih untuk mengembalikan kebugaran dan sentuhan bola pemain secara bertahap.  Ia menyadari pentingnya mengembalikan ritme permainan setelah tim melewati periode tanpa pertandingan.

Gim internal menjadi salah satu cara untuk membuat pemain kembali merasakan atmosfer pertandingan dengan durasi penuh sebelum kembali berkompetisi. "Sempat ada jeda kompetisi selama tiga minggu. Jadi sangat penting untuk bisa mengembalikan ritme permainan para pemain," tuturnya.

Menurut Van Gastel, kerja keras yang ditunjukkan pemain sepanjang latihan sejauh ini menjadi salah satu hal positif. Aspek itu dibutuhkan untuk membangun kerja sama tim sebelum PSIM kembali menjalani pertandingan kompetitif.

PSIM kini memiliki dua pertandingan kandang beruntun pada Oktober, yakni melawan Persija pada 10 Oktober 2026 dan PSM Makassar pada 16 Oktober 2026. Setelah itu, dijadwalkan menjalani dua laga tandang dalam rangkaian jadwal kompetisi yang padat.

"Ada jadwal yang padat. Semua orang di tim harus punya kemauan untuk berkorban dan berjuang keras demi tim," tandasnya. (iza/laz)

Advertisement
Editor : Herpri Kartun
Sumber : Radar Jogja
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar JogjaIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Van Gastel Enggan Berspekulasi soal Kekuatan Persija Jakarta, Tetap Rahasiakan Game Plan PSIM Jogja

Van Gastel Enggan Berspekulasi soal Kekuatan Persija Jakarta, Tetap Rahasiakan Game Plan PSIM Jogja

Keberadaan lima pemain Persija Jakarta yang baru saja memperkuat Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 tak dianggap sebagai keuntungan bagi PSIM Jogja.

PSIM Jogja Masuk Grup E League Cup, Diuntungkan Tak Perlu Away Keluar DIY

PSIM Jogja Masuk Grup E League Cup, Diuntungkan Tak Perlu Away Keluar DIY

PSIM Jogja mendapatkan keuntungan tersendiri dari hasil drawing fase grup League Cup 2026/2027. Tergabung di Grup E bersama Persikad Depok dan Persiku Kudus, Laskar Mataram dipastikan tidak perlu menjalani perjalanan jau

Skuad PSIM Makin Kompetitif, Ze Valente Sambut Kehadiran Pemain Baru dan Dukung Adaptasi Cepat

Skuad PSIM Makin Kompetitif, Ze Valente Sambut Kehadiran Pemain Baru dan Dukung Adaptasi Cepat

Masuknya lima pemain asing baru membuat komposisi skuad PSIM Jogja semakin kompetitif pada BRI Super League 2026/2027. Namun, situasi tersebut tidak membuat Ze Valente mengambil sikap defensif. Memasuki tahun kedua bers

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer