Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

PSIM Jogja Masuk Grup E League Cup, Diuntungkan Tak Perlu Away Keluar DIY

FA
Manajer tim PSIM Jogja Iksan Mahar. (Fahmi Fahriza/Radar Jogja)
Manajer tim PSIM Jogja Iksan Mahar. (Fahmi Fahriza/Radar Jogja)

Advertisement

 

JOGJA - PSIM Jogja mendapatkan keuntungan tersendiri dari hasil drawing fase grup League Cup 2026/2027. Tergabung di Grup E bersama Persikad Depok dan Persiku Kudus, Laskar Mataram dipastikan tidak perlu menjalani perjalanan jauh selama fase grup.

Drawing League Cup yang merupakan kompetisi baru pengganti Piala Indonesia itu digelar secara daring melalui live streaming, Rabu (7/10) lalu. PSIM sendiri berada di pot satu zona barat 2 sebelum akhirnya masuk ke Grup E.

Advertisement

Manajer Tim PSIM Jogja Iksan Mahar, menilai komposisi grup yang didapat timnya relatif bersahabat jika dibandingkan dengan beberapa grup lain di zona barat.

"Kalao dari sisi lawan dan juga drawing, menurut kita, tidak terlalu sulit dibandingkan grup-grup lain di zona barat yang secara persaingan lebih sulit,"  ujarnya, Kamis (8/10).

Advertisement

Keuntungan lain didapat PSIM dari lokasi pertandingan. Berdasarkan susunan laga, PSIM akan bertindak sebagai tuan rumah ketika menghadapi Persikad Depok. Sementara itu, laga tandang melawan Persiku Kudus akan berlangsung di markas Persiku yang bermarkas di Bantul.

"Kalau melihat susunan lawan dan agenda, kita akan main home menghadapi Persikad Depok dan away melawan Persiku Kudus yang notabene mereka bermarkas di Bantul. Berarti kita tidak akan keluar dari Bantul," jelas Iksan.

Dengan kondisi tersebut, PSIM praktis tetap menjalani dua pertandingan fase grup di wilayah DIY. Situasi ini dinilai bisa mengurangi beban perjalanan dan menjadi modal yang perlu dimanfaatkan untuk mengejar posisi juara grup.

"Jadi tentu ini sebuah hal positif dan harapannya semoga bisa dimaksimalkan oleh tim karena hanya juara grup yang akan lolos," jelasnya.

Dua pertandingan League Cup tersebut nantinya akan menambah kepadatan agenda PSIM pada November. Sebab, di bulan yang sama kompetisi Super League 2026/2027 juga masih bergulir.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar JogjaIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Skuad PSIM Makin Kompetitif, Ze Valente Sambut Kehadiran Pemain Baru dan Dukung Adaptasi Cepat

Skuad PSIM Makin Kompetitif, Ze Valente Sambut Kehadiran Pemain Baru dan Dukung Adaptasi Cepat

Masuknya lima pemain asing baru membuat komposisi skuad PSIM Jogja semakin kompetitif pada BRI Super League 2026/2027. Namun, situasi tersebut tidak membuat Ze Valente mengambil sikap defensif. Memasuki tahun kedua bers

Belum Semua Pemain Debut, Van Gastel Masih Buka Persaingan di PSIM dan Cari Kombinasi Ideal

Belum Semua Pemain Debut, Van Gastel Masih Buka Persaingan di PSIM dan Cari Kombinasi Ideal

Tiga pertandingan awal BRI Super League 2026/2027 belum membuat Jean Paul van Gastel mengunci komposisi terbaik PSIM Jogja. Bagi pelatih asal Belanda itu, menentukan pemain yang tampil bukan semata-mata soal kualitas ind

Mandul di Tiga Pertandingan Awal, Eks La Fabrica Real Madrid Akan Kerja Keras di PSIM

Mandul di Tiga Pertandingan Awal, Eks La Fabrica Real Madrid Akan Kerja Keras di PSIM

Mandul di Tiga Pertandingan Awal, Eks La Fabrica Real Madris Akan Kerja Keras di PSIM

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer