Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Adit Setiawan, S.H., M.H., Owner PT. Indonesia Plafon Semesta: Cicipi Karir Militer, Kini Jadi “Raja” Plafon

Anom Bagaskoro • Kamis, 12 Februari 2026 | 10:51 WIB

Owner PT. Indonesia Plafon Semesta, Adit Setiawan, S.H., M.H.,
Owner PT. Indonesia Plafon Semesta, Adit Setiawan, S.H., M.H.,
Perjalanan menuju sukses tak ada seorang pun yang tahu. Begitulah gambaran dari sosok seorang Adit Setiawan, S.H. M.H., 36, pria asli Sleman, pemilik PT.Indonesia Plafon Semesta.

Tak seperti pelaku-pelaku usaha yang lain, kisahnya diawali dari karir militer, tapi pada akhirnya sukses menjadi entrepreneur melalui jalur manufaktur. Kini jadi “Raja” Plafon PVC di tanah air. Dia memiliki tiga pabrik Plafon PVC, dan beberapa usaha lain, baik di dalam maupun luar negeri.

ADIT—panggilan akrabnya, menceritakan awal kisahnya meniti karir dari militer hingga terjun ke dunia usaha. Lahir di Minggir, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, pria ini tumbuh dari orangtua wirausaha. Bersama kelima saudaranya, Adit tumbuh kembang dalam keluarga yang berorientasi bisnis.

"Sejak kecil cukup akrab dengan bisnis, orangtua saya punya usaha penggilingan beras," ucap Adit, saat ditemui Radar Jogja, di Pabrik IndoFon, di Kalurahan Tuksono, Sentolo, Kulonprogo.

Dari situlah, sosok Adit akrab dengan kegiatan wirausaha. Itulah yang membentuk pribadinya, hingga sekarang. Bukan hanya tertanam jiwa bisnis, orangtuanya juga menekankan kedisiplinan yang dibuktikan dengan mendorong Adit ke jalur militer.

Tahun 2007, Adit menamatkan sekolah di SMAN 1 Godean Sleman. Ia memulai karir militernya di Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI-AD). Karirnya terbilang mulus di militer. Dari situlah bentuk kedisiplinan, serta jiwa kejuangannya tumbuh.

 Berstatus sebagai anggota TNI, pada tahun 2017, Adit nyambi (mulai) mengawali bisnis sebagai aplikator plafon PVC. Juga bisnis percetakan, penerbitan, hingga rental mobil. Kondisi itu, dilatarbelakangi oleh jiwa usaha yang tertanam sejak kecil tersebut.

Setelah merasa sudah bisa jalan bisnisnya, Adit berpikir untuk pensiun dini dari militer. Tekadnya pun mulai bulat. Seraya berproses untuk pensiun dini dari anggota TNI, pada 2019, Adit membangun pabrik PVC, dengan nama PT Indonesia Plafon Semesta di Gunungsindur, Bogor, dan sukses.

"Motivasi saya mendirikan pabrik, karena pengabdian ke negara tak hanya dengan berkarir di militer, bisa melalui sektor ekonomi dengan pembukaan lapangan pekerjaan," ungkapnya.

Proses pengajuan pensiun dini di lingkungan militer tak mudah. Salah satu syaratnya, setiap prajurit yang mengajukan pensiun dini, harus membuktikan usahanya bisa bertahan dan berkembang guna menjamin kesejahteraan. Akhirnya, pada 2022, SK pensiun yang ditunggu, turun.

Menurut Adit, ada tiga hal yang membawa dirinya hingga sukses saat ini. Yakni kecakapan (Keterampilan), momentum, dan peluang. “Jadi dalam bisnis tak dapat dikembangkan hanya dengan modal ataupun kecerdasan belaka. Ada tiga hal penting yang saya alami, yakni ada skill, ada momentum, dan peluang,” ujarnya. (*/gas/jko)

Editor : Bahana.
#Adit Setiawan #plafon #PVC