Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Evaluasi GT Purwomartani, Rute Google Maps yang Bikin Pengendara Keblasuk Resmi Ditutup

Delima Purnamasari • Rabu, 25 Maret 2026 | 20:02 WIB

Kendaraan antre memasuki Gerbang Tol Purwomartani, Sleman, saat masa arus balik Lebaran, kemarin (25/3).
Kendaraan antre memasuki Gerbang Tol Purwomartani, Sleman, saat masa arus balik Lebaran, kemarin (25/3).



SLEMAN - Pengendara yang menuju gerbang Tol Purwomartani sempat keblasuk atau tersesat. Karena diarahkan menuju jalur alternatif persawahan. Kondisi ini terjadi saat mereka menggunakan aplikasi pengarah arah Google Maps. Karena jalur utama Jalan Jogja-Solo yang mengalami kemacetan.

Pantauan Radar Jogja di lokasi pada Rabu (25/3) sudah tidak ada kendaraan yang melintas di jalur alternatif ini. Pintu keluar masuk dari jalur membelah persawahan ini juga sudah ditutup petugas.

Sejumlah petugas turut berjaga di ujung simpang jalan alternatif ini dengan Jalan Jogja-Solo.


Kasub Satgas Traffic Accident Analysis Polda DIY AKBP Suryo Wibowo menjelaskan, usai adanya laporan kejadian tersebut telah dilakukan koordinasikan dengan Jasa Marga untuk melakukan perbaikan arah dari Google Maps.

Sarana informasi dan petunjuk berupa tulisan telah diperbanyak. Petugas juga turut melakukan sosialisasi lisan secara langsung pada pengendara.

"Hal ini juga untuk mensosialisasikan pada pengendara agar berhati-hati. Termasuk antisipasi sepeda motor atau bus yang kadang ikut ingin masuk ke tol," katanya ditemui di Pos Pantau Tol Purwomartani, Rabu (25/3).

Humas PT Jasamarga Jogja-Solo Rachmat Jesiman menambahkan, untuk rute Google Maps yang membuat pengendara tersesat sudah dihapus. Sejumlah petugas juga telah disiagakan di lapangan untuk memberi arahan pada pengendara.

Termasuk melakukan penambahan rambu-rambu yang memberi arahan ke GT Purwomartani.


"Jadi jalan masuknya hanya ada dari Jalan Jogja Solo. Harapannya tidak ada lagi yang nyasar," katanya.

Suryo menambahkan, terkait adanya perpanjangan waktu operasional telah dipasang infrastruktur tambahan berupa lampu-lampu tali di tol fungsional ini.

Walau demikian, dia mengimbau agar pengendara yang melintas tetap berhati-hati dan mematuhi batas kecepatan maksimal, yakni 40 kilometer per jam.

Dia menyebut, Selasa (24/3) merupakan sesi pertama puncak arus balik sehingga jumlah kendaraan yang masuk ke tol yang dibuka pukul 06.00 ini cukup banyak.

Untuk itu dilakukan perpanjangan waktu operasional dari pukul 18.00, menjadi pukul 20.00 mulai Minggu (22/3), dan diperpanjang lagi menjadi pukul 22.00 pada Selasa (24/3).

Perpanjangan waktu empat jam ini akan berlaku hingga penutupan tol pada Minggu (29/3). "Puncak arus balik ada dua sesi. Pertama kemarin (Selasa) sampai malam dan kedua Sabtu (28/3) besok," tambahnya.

Baca Juga: Dukung Penghijauan di Desa Bonosari, Astra Motor Yogyakarta Serahkan 1.000 Bibit Pohon Aren

Jika menilik data dari Jasa Marga, jumlah kendaraan yang masuk lewat Gerbang Tol (GT) Purwomartani kemarin mencapai 19.570. Puncaknya dalam waktu satu jam ada 1.899 kendaraan yang lewat.

Jumlah ini paling tinggi dibandingkan gerbang tol Jogja-Solo lain dalam periode yang sama. GT Banyudono, Polanharjo, Klaten, dan Prambanan yang berkisar 3.700 kendaraan hingga 9.000 kendaraan.

Baca Juga: Tantang PSS Sleman, Kendal Tornado FC Tancap Gas Setelah Libur Demi Incar Kemenangan di Solo

Menurut Suryo, kendaraan yang masuk ke ruas Tol Purwomartani-Prambanan ini tidak hanya berasal dari Kota Jogja saja. Namun, kendaraan juga berasal dari arah timur yang kemudian putar balik dan ikut masuk ke tol fungsional.

Meski terjadi kepadatan yang tinggi, dia menegaskan sampai saat ini tidak ada kejadian menonjol seperti kecelakaan di tol maupun mobil yang mogok. "Secara sutuasional kami melakukan penutupan u-turn di Jalan Jogja-Solo untuk memecah kepadatan," tambahnya. (del/pra)

Editor : Heru Pratomo
#Jogja-Solo #Gerbang Tol Purwomartani #tol #GT #google maps