Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Jalan Raya Berbah Dijuluki 1.000 Tambalan karena Perbaikan Hanya Tambal Sulam, Warga Minta Pengaspalan Baru

Delima Purnamasari • Senin, 9 Maret 2026 | 21:00 WIB

BERGELOMBANG: Jalan Raya Berbah Utara yang baru saja ditambal sulam Senin (9/3).
BERGELOMBANG: Jalan Raya Berbah Utara yang baru saja ditambal sulam Senin (9/3).

SLEMAN - Masyarakat kembali mengeluhkan kondisi Jalan Raya Berbah Utara, Berbah, Sleman lantaran jalan rusak dan selama ini hanya terus-terusan ditambal. Kondisi ini menjadikan jalan dijuluki maha karya 1.000 tambalan.

Pantauan Radar Jogja di lokasi, hanya ada satu dua lubang tersisa. Meski demikian, hampir seluruh kondisi jalan memang berupa tambalan. Beberapa bahkan terlihat tambalan yang masih baru. Kondisi ini menjadikan jalan tidak mulus dan cenderung bergelombang.

Warga sekitar Adi Santosa menjelaskan, penambalan semestinya merupakan upaya sementara agar jalan tidak semakin parah. Namun, upaya yang dilakukan terus berupa penambalan. Termasuk penanganan terakhir Senin (9/3).

Untuk itu, semestinya dilakukan perbaikan pengaspalan secara menyeluruh. Bahkan tak jarang, beberapa warga terkadang melakukan penambalan mandiri dengan semen. Hal ini sebagai antisipasi agar pengendara yang lewat tidak terjatuh.

"Apalagi ada bekas penggalian saluran yang lebih tinggi dari jalan. Jadi ngganjel ketika dilewati. Ditambal biar lebih nyaman," katanya ditemui di sekitar lokasi Senin (9/3).

Adi menilai, sebenarnya tidak banyak kecelakaan terjadi di Jalan Raya Berbah Utara ini. Kondisi itu terbantu dengan penerangan jalan yang lumayan. Termasuk yang diadakan dari swadaya masyarakat. Namun dia tetap berharap, agar segera ada perbaikan jalan menyeluruh. Agar saat dilewati jalan menjadi rata dan nyaman.

"Jalan ini krusial karena untuk jalur alternatif antara Jalan Wonosari dengan Jalan Jogja-Solo. Jadi ramai terus," lontarnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Bina Marga, Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Sleman Fauzan Ma’aruf menjelaskan, informasi dari tim pemeliharaan jalan, sudah tidak ada lubang pada Jumat lalu. Kemungkinan lubang terjadi karena hujan dari Sabtu dan Minggu. Hari ini juga langsung dilakukan penanganan. Penambalan sendiri bertujuan untuk mengurangi risiko kecelakaan.

"Untuk peningkatan jalannya mudah-mudahan ada anggaran tersedia sehingga tahun 2027 bisa tertangani," katanya. (del/eno)

Editor : Sevtia Eka Novarita
#Jalan Raya Berbah Utara #tambal sulam #perbaikan jalan #bergelombang #DItambal #jalan