SLEMAN - Harga komoditas barang kebutuhan pokok di Kabupaten Sleman jelang minggu kedua bulan Januari dipastikan stabil. Hal ini disebabkan penurunan permintaan setelah masa libur panjang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).
Ketua Tim Kerja Distribusi dan Pemasaran Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sleman Fitriana Nurhayati menjelaskan, harga beras premium Rp 15.071, beras medium Rp 13.729, lalu ada beras bulog Rp 12.100. Sementara daging ayam boiler Rp 36.143 dan telur ayam ras Rp 28.286. Lalu untuk cabai rawit merah Rp 39.714, bawang merah Rp 43.286, bawang putih kating Rp 35.857. Semua harga ini dalam satuan satu kilogram.
"Harga komoditas ini dapat terus dipantau pada laman hargapangan.slemankab.go.id," jelas Fitriana, Minggu (11/1).
Sementara itu, Kepala Disperindag Sleman Mae Rusmi Suryaningsih menjelaskan, dari sisi produksi, komoditas cabai lokal imbas dari kondisi cuaca tidak menentu memang menyebabkan tanaman kurang bagus.
Namun, Bumi Sembada mendapatkan pasokan dari beberapa daerah sentra. Jadi, stok cukup melimpah dan harga turun. Dia menilai, kenaikan harga bawang putih sejak awal Januari 2026 disebabkan oleh pasokan bawang putih impor dari negara asal, yakni Tiongkok. Sementara pasokan bawang putih saat ini di beberapa pedagang masih berupa stok lama.
"Harga bawang merah juga cenderung turun karena di beberapa daerah sentra di Jawa mulai panen, seperti Brebes, Ponorogo, Tulungagung, Kulon Progo. Sehingga stok melimpah," katanya.
Menurutnya, berdasarkan penghitungan pasokan barang kebutuhan pokok pada akhir Desember 2025, pasokan bulan Januari ini pada kondisi aman. Jadi, masyarakat tidak perlu khawatir. (del/eno)
Editor : Sevtia Eka Novarita