Kepala Bidang Pembinaan dan Pengelolaan Perpustakaan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sleman Christiana Rini Puspitasari menjelaskan, saat ini Bumi Sembada telah memiliki 23 DLC.
Jumlah ini meningkat dari tahun 2024 sebanyak 15 titik dan tahun 2023 tujuh titik.
"Kami pasang tidak hanya di area pemerintahan. Tapi juga di ruang-ruang publik," katanya melalui sambungan telepon, Kamis (21/8/2025).
DLC adalah pojok baca yang bisa diakses lewat memindai barcode yang terlampir di masing-masing fasilitas. Pemindaian ini cukup dilakukan melalui gadget.
Nantinya pengunjung akan diarahkan pada situs perpustakaan dan arsip Sleman.
Di dalamnya ada berbagai menu yang tersedia. Mulai dari e-book, jurnal, arsip virtual, hingga berbagai video mengenai Bumi Sembada.
Rini juga menyebut, Pemkab Sleman juga menyediakan pojok baca dengan buku fisik. Saat ini sudah ada di enam kalurahan.
Yakni, Condongcatur, Sindumartani, Sendangadi, Balecatur, Sumbersari, dan Sidoagung.
"Nanti buku bisa dipinjam dengan menjadi anggota dulu. Hanya butuh satu menit untuk membuat kartunya," katanya.
Umi Muharamah, lulusan Ilmu Perpustakaan UIN Sunan Kalijaga menjelaskan, meluaskan akses bacaan masyarakat adalah hal yang krusial.
Hal ini lantaran akses perpustakaan dan bacaan belum merata untuk semua wilayah. "Termasuk dengan menghadirkan perpustakaan keliling untuk anak sekolah," katanya. (del/zam)
Editor : Herpri Kartun