SLEMAN, RADAR JOGJA - Bakal Calon Bupati Sleman Harda Kiswaya menyebutkan akan maju bersama Danang Maharsa sebagai wakil pada Pilkada Sleman 2024.
Ini ditandai dengan penyerahan surat rekomendasi dari DPP PDIP di Jakarta, Kamis (1/8).
"Sudah fix. Baru tadi sekitar pukul sepuluh atau sebelas," ucap Harda melalui panggilan telepon, Kamis (1/8).
Sebelumnya, Harda sendiri sempat dikabarkan akan berpasangan dengan Haris Sugiharta.
Terkait perubahan ini, Harda menilai semua merupakan bentuk dinamika politik.
"Biasa saja kalau orang mereka-reka. Saya justru enggak mengikuti," ujarnya.
Dengan bergabungnya PDIP dalam koalisi, Harda mengaku optimistis bisa memenangkan kontestasi lima tahunan ini.
"InsyaAllah menang, tapi tim kami tetap waspada," tambahnya.
Kendati demikian, Sekretaris DPC PDI Perjuangan Sleman Y. Gustan Ganda masih enggan berkomentar tentang kepastian kabar tersebut.
"Tanggal 3 kita undang njih. Penyampaian surat dari DPP Partai ke DPC Sleman melalui DPD Partai," pesannya.
Sebelumnya, Koalisi Sleman Bersatu (KSB) yang digawangi Partai Gerindra, NasDem, Golkar, dan PPP sepakat mengusung Harda Kiswaya sebagai bakal calon bupati Sleman pada Pilkada 2024.
Kendati demikian, Koordinator KSB H.R. Sukaptana menyatakan, sampai saat ini koalisi belum menyodorkan nama bakal calon wakil pendamping Harda Kiswaya.
Terkait rekomendasi DPP PDI Perjuangan untuk Harda-Danang, Sukaptana telah mendengar informasi tersebut.
"Itu kan dari internal PDI Perjuangan. Dari KSB sampai saat ini belum mentukan sikap tentang wakil (untuk Harda Kiswaya, Red)," ujar Sukaptana saat dikonfirmasi.
Di sisi lain, Seorang anggota KSB menyebutkan bahwa internal koalisi sejatinya telah mengusulkan nama bakal calon wakil bupati untuk Harda Kiswaya.
Sosok tersebut juga kader PDI Perjuangan, tapi bukan Danang Maharsa melainkan Haris Sugiharta.
"Itu yang kami sampaikan ke pengurus DPC PDI Perjuangan kalau mau koalisi dengan KSB," ungkap politikus yang enggan disebutkan namanya itu kepada Radar Jogja belum lama ini.
Editor : Bahana.