Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Jumlah Personel dan Pos Damkar Sleman Minim, Belum sesuai Standar

Delima Purnamasari • Selasa, 16 Juli 2024 | 02:00 WIB
Kepala Seksi Operasional dan Investigasi Bidang Damkar Sleman Nawa Murtiyanto.DELIMA PURNAMASARI/RADAR JOGJA 
Kepala Seksi Operasional dan Investigasi Bidang Damkar Sleman Nawa Murtiyanto.DELIMA PURNAMASARI/RADAR JOGJA 

RADAR JOGJA – Pos dan personel dari pemadam kebakaran (damkar) Kabupaten Sleman masih di bawah standar ideal. Dua hal tersebut mesti segera dicukupi agar penanganan kebakaran lebih optimal.


Kepala Seksi Operasional dan Investigasi Bidang Damkar Satpol PP Sleman Nawa Murtiyanto menuturkan, pihaknya memiliki 39 personel siaga. Jumlah tersebut terbagi menjadi empat regu. “Jumlahnya masih di bawah normal. Standarnya itu 96 personel,” beber Nawa kala ditemui Senin (15/7).
 
Nawa juga menjelaskan, perlunya penambahan pos pemadam kebakaran di Sleman bagian timur. Khususnya di Kapanewon Depok dan Prambanan. “Kalau sudah menyebrang ke timur melewati Monjali atau Jalan Kaliurang pasti perlu waktu banyak, konsekuensinya jelas fatal,” tutur Nawa.


Dia menilai Depok dan Prambanan memiliki intensistas kebakaran lebih tinggi dibanding kapanewon lainnya. “Di sana ada kebakaran lahan. Kepadatan penduduk juga tinggi, ada pabrik juga,” lanjutnya.


Sementara ini, pos pemadam kebakaran sendiri baru ada di Sleman dengan tiga armada. Kemudian di Godean dengan satu armada. Padahal di Sleman, minimal memiliki enam pos. “Kami juga sedang mengusulkan untuk peremajaan armada,” tuturnya.


Kendala-kendala tersebut akhirnya berdampak pada waktu tanggap untuk melakukan pemadaman. Personel semestinya sudah bisa sampai di lokasi 15 menit. Terhitung sejak laporan kebakaran diterima. “Pada 2023, kami di angka 18,3 menit untuk seluruh kebakaran,” jelas Nawa.


Mengantisipasi adanya kebakaran, dia mengimbau, agar masyarakat berhati-hati dalam kegiatan pembakaran. Utamanya pada pada Agustus hingga November. “Puncaknya kemarau. Jangan sampai terlena,” pesannya. (cr1/eno)

Editor : Satria Pradika
#damkar #pemadam kebakaran #Kabupaten Sleman #pos