SLEMAN - Bengkel biasanya identik dengan reparasi kendaraan, namun di Sleman ada Bengkel Sapi Kalijeruk yang khusus menangani sapi-sapi kurus agar menjadi gemuk kembali. Pengelola bengkel tersebut pun berkenan untuk membeberkan berbagai rahasianya kepada Radar Jogja.
Bengkel Sapi Kalijeruk terletak di Padukuhan Kalijeruk, Widodomartani, Ngemplak, Sleman. Sesuai dengan namanya, bengkel itu merupakan tempat untuk memperbaiki sapi-sapi yang rusak, dengan cara memberikan nutrisi yang baik kepada hewan.
Manajer Bengkel Sapi Kalijeruk Ihshan Habi mengatakan, awal mula bengkel tersebut hadir karena melihat banyaknya sapi di wilayah Widodomartani yang kondisinya memprihatinkan. Sehingga, timbulah inisiatif untuk memperbaiki sapi-sapi tersebut agar menjadi sapi yang sehat dan gemuk.
Ihshan mengungkapkan, kalau metode perbaikan di Bengkel Sapi Kalijeruk tidak hanya dari segi pemberian pakan. Namun juga ada evaluasi secara mendalam tentang cara perawatan dan pemberian gizi melalui pakan berkualitas tinggi. Sehingga sapi pun memiliki bobot yang sesuai.
Dalam prosesnya, sapi yang masuk ke bengkel tersebut akan dilihat dari Body Condition Score (BCS) terlebih dahulu. Yakni suatu metode untuk melihat tingkat kekurusan dan kegemukan sapi yang akan dirawat melalui penilaian skor.
Menurut Ihshan, metode tersebut perlu dilakukan untuk memberikan perawatan yang tepat bagi sapi. Selain itu, sapi yang akan diperbaiki juga dilihat dari sisi proporsi tubuh, ukuran kepala, serta kondisi mulut dan mata.
Lebih lanjut, “montir” Bengkel Sapi Kalijeruk juga melihat kesehatan sapi dari responnya terhadap lingkungan. Apabila sapi benar-benar sehat, maka akan merespon baik terhadap interaksinya kepada manusia.
Baca Juga: Gelombang Tinggi Capai 3 Meter, Ancam Keselamatan Nelayan dan Wisatawan Pantai Selatan Gunungkidul
“Penggunaan mineral vitamin sebagai booster sapi dan probiotik saus burger pakan menjadi kunci utama juga dalam metode bengkel sapi," ujar Ihshan kepada Radar Jogja, Jumat (28/5).
Ihshan mengaku, bengkel yang dikelolanya juga bisa melakukan perawatan terhadap semua jenis sapi. Entah itu sapi dari luar negeri seperti limosin dan sapi simental, maupun sapi lokal seperti jenis Madura dan Jawa.
Sementara untuk waktu memperbaiki sapi rusak, setidaknya memerlukan waktu sekitar satu bulan. Sebelum dikembalikan kepada peternak, sapi yang sudah diperbaiki pun akan dilihat tingkat pemulihannya dari kondisi sebelum diperbaiki.
Ihsan menjelaskan, bahwa sapi-sapi yang dirawat merupakan sapi milik Bengkel Sapi Kalijeruk. Yakni yang sudah dibeli putus dari peternak atau pasar dengan kondisi kurus untuk digemukan kembali.
Bengkel Sapi Kalijeruk juga menyediakan pelatihan bagi para peternak yang ingin merawat sapinya dengan benar. Selain itu, bengkel tersebut juga menyediakan pakan konsentrat untuk meningkatkan produktivitas hewan ternak.
“Kita lebih memberikan edukasi kepada para peternak awam, atau siapapun yang mau belajar sapi supaya bisa memelihara sendiri di rumah,” tandas Ihshan. (inu)
Editor : Iwa Ikhwanudin