Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Digelar Empat Hari, Transaksi Pasar Lebaran Sleman 2024 Ditarget Capai Rp 210 Juta

Iwan Nurwanto • Kamis, 21 Maret 2024 | 01:43 WIB
MANFAAT: Pelaksana Tugas Kepala Dinkop UKM Tina Hastani saat menyampaikan keterangan tentang Program Pasar Lebaran Sleman 2024.
MANFAAT: Pelaksana Tugas Kepala Dinkop UKM Tina Hastani saat menyampaikan keterangan tentang Program Pasar Lebaran Sleman 2024.

SLEMAN - Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (Dinkop UKM) Sleman kembali melaksanakan program Pasar Lebaran.

Kegiatan yang diselenggarakan di Lapangan Pemda Sleman itu akan dilaksanakan selama empat hari dari tanggal 21 sampai dengan 24 Maret 2024.


Pelaksana Tugas Kepala Dinkop UKM Tina Hastani mengatakan, program pasar lebaran tahun ini mengambil tema Borong Bareng Produk Sleman, Lebaran Makin Berkesan.

Kegiatan tersebut bakal melibatkan sebanyak 111 peserta. Meliputi 103 pelaku UMKM dan 8 gerakan koperasi.


Dalam program pasar lebaran itu juga memamerkan ratusan produk.

Paling banyak produk kuliner dengan jumlah 72 stand, lalu produk fashion 24 fashion, produk kerajinan sebanyak 12 stand, dan produk tanaman hias 5 stand.


Sementara terkait dengan target perputaran uang, Tina berharap, selama empat hari pelaksanaan program pasar lebaran transaksi bisa mencapai Rp 210 juta.

Angka itu naik dibandingkan dengan capaian transaksi di tahun 2023 lalu sebesar Rp. 193 juta.


“Program ini bertujuan untuk membantu pemasaran produk UMKM,” ujar Tina saat ditemui, Rabu (20/3).


Lebih lanjut, selain membuka stand-stand UMKM, pada kegiatan pasar lebaran itu nantinya juga akan digelar berbagai lomba dan workshop.

Selain itu, akan ada kegiatan pendukung seperti penukaran uang pecahan baru, hiburan musik, perpustakaan keliling, dan cek kesehatan.


Disamping itu, Tina melanjutkan, kalau program tersebut juga telah bekerjasama dengan berbagai mitra seperti Bulog dan penjual ayam serta telur untuk menghadirkan pasar murah.

Adapun komoditas yang dihadirkan nantinya minyak goreng, gula pasir, tepung, telur, ayam, hingga produk olahan ayam.


“Harapannya dapat mempermudah akses masyarakat dalam memenuhi kebutuhan menghadapi Hari Raya Idul Fitri,” imbuh Tina.


Sebelumnya, Pemkab Sleman juga telah berupaya untuk mengantisipasi meroketnya harga kebutuhan pokok menjelang hari Raya Idul Fitri.

Yakni, melalui Operasi pasar murah bertajuk Sembako Murah Menyenangkan Seluruh Masyarakat (Semar Mesem) di 17 kapanewon.


Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo menyampaikan, tiap titik operasi pasar murah pemerintah menyediakan berbagai komoditas bahan pokok yang dapat dibeli masyarakat dengan harga murah di bawah pasaran.

Meliputi beras premium sebanyak 3,5 ton, beras medium (SPHP) 4 ton, 1 ton gula pasir, 1 ton telur ayam, 100 kg daging ayam, 500 liter minyak goreng, dan 500 kg tepung terigu.


Dia menjelaskan, bahwa program tersebut diselenggarakan sebagai salah satu upaya dari Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Sleman untuk mengantisipasi kenaikan harga barang kebutuhan pokok.

Khususnya, menjelang Hari Raya Idul Fitri seperti sekarang.


“Silakan beli secukupnya dan sesuai dengan kebutuhan,” ucap Kustini. (inu)

Editor : Amin Surachmad
#Pasar Lebaran #Sleman #Dinkop UKM